22.5 C
Garut
Rabu, Mei 22, 2024

Sebagian Besar SPBU di Garut Menerapkan Barcode Beli BBM Bersubsidi, Segera Daftarkan Kendaraan

Bircunewshttp://bircunews.com
Bircunews.com merupakan perusahaan media. Bircunews.com hadir untuk memberikan informasi yang berimbang, informatif, edukatif, yang sesuai dengan pedoman undang-undang pers no 40 tahun 1999.

Sebagian besar atau bahkan seluruh SPBU di Kabupaten Garut sudah menerapkan barcode untuk bisa membeli BBM bersubsidi. Maka dari itu anda harus segera daftarkan kendaraan ke aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan barcode.

Masyarakat Kabupaten Garut, Nunung Komalasari (28) mengungkapkan bahwa beberapa SPBU yang sebelumnya tidak menerapkan barcode, sekarang sudah harus menggunakan barcode.

Hal itu membuat dirinya tidak bisa membeli BBM bersubsidi jenis pertalite. Ia pun terpaksa membeli BBM non subsidi jenis Pertamax.

Nah agar kasusnya tidak sama seperti yang dialami Nunung itu, ada baiknya anda segera mendaftarkan kendaraan ke aplikasi MyPertamina. Hal itu agar anda bisa mendapatkan barcode.

Pada dasarnya mendaftarkan kendaraan ke aplikasi MyPertamina adalah agar pendistribusian BBM bersubsidi itu lebih tepat sasaran. Pemerintah dalam hal ini menerapkan pola subsidi tertutup untuk BBM bersubsidi.

Jika memang kendaraan anda layak mendapatkan BBM bersubsidi, maka kemungkinan proses pendaftaran itu akan berhasil dan anda akan mendapatkan barcode.

baca juga: Cara Membuat Barcode Pertamina untuk Membeli BBM Bersubsidi

Cara Mendaftarkan Kendaraan Agar Mendapatkan Barcode

Sebetulnya untuk membuat barcode, bisa dilakukan dengan mudah secara mandiri melalui website MyPertamina. Namun jika memang anda mendapatkan kesulita, bisa mendatangi SPBU terdekat. Mintalah kepada petugas SPBU untuk mendaftarkannya.

Nah, bagi anda yang ingin mencoba daftar mandiri, silahkan simak sampai tuntas artikel ini.

berikut ini tahapan untuk mendapatkan barcode:

1. Siapkan Persyaratan

Langkah pertama adalah dengan menyiapkan persyaratan pendaftaran. Persyaratan itu antara lain foto STNK (bagian depan dan belakang), kemudian foto KTP, foto kendaraan (terlihat di bagian depan dan sisi), kemudian foto nomor polisi kendaraan.

2. Kunjungi Website MyPertamina

Setelah persyaratan itu disiapkan, anda bisa mengunjungi website MyPertamina di alamat https://subsiditepat.mypertamina.id/.

Untuk memudahkan prosesnya, sebaiknya gunakanlah laptop atau komputer. Karena jika di HP akan lebih rumit.

3. Centang Persetujuan dan Tekan “Daftar Sekarang”

Setelah masuk di website MyPertamina, anda bisa scroll ke bawah sampai ada kotak pencentangan. Hal itu sebagai bentuk persetujuan bahwa anda telah memahami persyaratannya.

Apabila sudah, maka tekan menu ” Daftar Sekarang”.

4. Isi Formulir Pendaftaran

Langkah berikutnya anda tinggal mengisi beberapa data diri dan data kendaraan sesuai dengan yang sudah anda siapkan di awal tadi.

Setelah itu anda harus memastikan datang yang diisi itu benar dan tidak salah. Hal itu agar memudahkan proses verifikasi.

5. Tunggu Konfirmasi

Jika semua langkah sudah dilakukan, maka anda tinggal menunggu konfirmasi dari Pertamina. Paling lambat konfirmasi itu akan anda terima selama 7 hari.

Konfirmasi dari Pertamina itu akan dikirim melalui alamat surel pendaftaran atau bisa juga dicek berkala di pranala di atas.

6. Simpan Barcode

Setelah anda mendapatkan barcode dari MyPertamina, maka simpanlah dengan baik barcode itu. Anda bisa menggunakan barcode itu secara digital maupun dicetak di kertas.

baca juga: Kunyit Dicampur Garam Ternyata Punya Banyak Khasiat, Salah Satunya Obat Sembelit

Demikian cara membuat mendaftarkan kendaraan agar mendapatkan barcode. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.(bircunews.com)

Bircunews

Bircunews.com merupakan perusahaan media. Bircunews.com hadir untuk memberikan informasi yang berimbang, informatif, edukatif, yang sesuai dengan pedoman undang-undang pers no 40 tahun 1999.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bircunews

Bircunews.com merupakan perusahaan media. Bircunews.com hadir untuk memberikan informasi yang berimbang, informatif, edukatif, yang sesuai dengan pedoman undang-undang pers no 40 tahun 1999.