29 C
Garut
Senin, April 27, 2026

Buy now

Polsek Bayongbong Gandeng BUMDes Mekarsari Dukung Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Jagung

Garut — Kepolisian Sektor (Polsek) Bayongbong, menjalin kerja sama strategis dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bangkit Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk memulai budidaya jagung hibrida sebagai bahan baku pakan ternak.

Kapolsek Bayongbong, AKP Gopar Suryadi Mulya, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian dalam program ini tidak bersifat simbolis semata, melainkan merupakan bentuk dukungan nyata dalam menjaga kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan program di lapangan.

Kerjasama ini sangat penting guna menyukseskan produksi jagung hibrida untuk pakan ternak yang menjadi program pemerintah Pusat.

Hadirnya kepolisian sendiri adalah untuk mengawal dari segi keamanan di lapangan agar budidaya jagung hibrida ini sukses. Tak hanya itu, Kepolisian juga akan membantu koordinasi lintas sektor guna memudahkan BUMDes dan petani di dalamnya untuk mendapatkan akses pupuk bersubsidi, bantuan bibit dan penjualan hasil panen.

” Jadi MoU dibuat dalam rangka menunjang program pemerintah, dalam rangka ketahanan pangan, di situ polisi dituntut harus hadir, dalam memelihara harkamtibmas. Jangan sampai petani ataupun kelompok tani terganggu dalam melaksanakan pertaniannya. Seperti contoh dalam penerimaan bibit, dalam penerimaan pupuk, harus dijamin pupuk dan bibit yang subsidi harus sampai kepada pihak pertanian yang berhak untuk menerimanya,” jelas Kapolsek saat diwawancarai di ruang kerjanya Senin 28 Juli 2025.

Dalam hal ini kata Kapolsek, Kepolisian juga sudah menjalin kerjasama dengan Bulog untuk menerima hasil panen jagung. Apabila ke depan BUMDes dan petani di dalamnya, kesulitan menjual hasil panen, maka pihaknya siap menjembatani dengan Bulog.

” Dalam masalah penjualan kalau seandainya terjadi hambatan maka di situlah pemerintah harus hadir, dalam hal ini polisi harus membantu tentang distribusi dan tehnik penjualan itu,” tegasnya.

“Hasilnya nanti kalau terjadi hambatan akan diadakan langsung diterima di bulog dengan harga yang sudah disepakati di paling bawah Rp 5.500 maksimal Rp6.500 (per kilogram),” terang kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek juga menjelaskan bahwa dalam program penanaman jagung hibrida ini, dimungkinkan akan ada bantuan bibit dari pemerintah. Dalam hal ini, kepolisian juga siap membantu menjembatani koordinasi lintas sektor guna mengakses bantuan tersebut.

“Nah kalau bibit kemarin saya sudah koordinasi dengan UPTD pertanian insyaa Allah akan ada bantuan dari pemerintah,” ujar Kapolsek.

Begitu juga untuk pupuk, kepolisian juga siap mengawal agar BUMDes dan petani di dalamnya bisa mengakses pupuk subsidi.

“Nah kalau pupuk bantuannya bersifat subsidi, beda antara pupuk subsidi dan non subsidi. Makanya petani yang sesuai aturan akan mendapatkan pupuk bersubsidi yang akan dikirim oleh uptd pertanian,” ujarnya.

Di pihak lain, Direktur BUMDes Bangkit Mekarsari, Naryana, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menyebutnya selaras dengan visi BUMDes dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

” Kerjasama dengan Polsek Bayongbong tentu saja kami sambut karena ini sesuai dengan program bumdes sendiri yaitu dalam hal ketahanan pangan,” ujarnya Senin 28 Juli 2025 di Mapolsek Bayongbong.

Menurutnya, produksi jagung sebagai pakan ternak perlu ditingkatkan karena tingginya harga pakan berdampak langsung terhadap kelangsungan usaha peternakan rakyat.

” Jagung memang perlu ditingkatkan karena ini berdampak terhadap mahalnya harga pakan ternak, jadi ketika pakan ternak itu mahal banyak peternak yang bangkrut. nah program pemerintah pusat ini sangat luar biasa dengan penanaman jagung diharapkan harga jagung tidak terlalu mahal sehingga berpengaruh terhadap turunnya harga pakan ternak,” jelasnya.

“Dengan demikian ini sangat sesuai dengan program bumdes sebagiamana yang diatur oleh pemerintah pusat bahwa bumdes yang sekarang ini fokus terhadap ketahanan pangan,” sambungnya.

Kepala Desa Mekarsari, H. Dadang, turut menyatakan dukungan terhadap inisiatif ini. Ia menyebut bahwa lokasi penanaman jagung akan dilakukan di dua titik, yaitu lahan carik desa dan lahan tanah adat di dua RW yang berbeda.

baca juga: BUMDes Bangkit Mekarsari Garap Budidaya Bawang Merah untuk Perkuat Ketahanan Pangan Desa

baca juga: BUMDes Bangkit Mekarsari Budidaya Ikan Nila Bioflok dan Kolam Tanah, Dukung Ketahanan Pangan Desa

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Bircunewshttp://bircunews.com
Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903