GARUT – Kiprah penerbit indie dari daerah kembali mencuri perhatian. Kali ini, CV Firaz Media dipercaya menerbitkan buku tentang Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara yang juga menantu Presiden RI ke-7, Joko Widodo. Kepercayaan ini menjadi tonggak penting bagi penerbit asal Kabupaten Garut tersebut dalam menembus panggung nasional.
Di balik laju perkembangan penerbit ini berdiri sosok Destri (29), perempuan muda asal Garut, Jawa Barat. Di usia yang relatif muda, ia membangun CV Firaz Media dari basis online hingga berkembang menjadi penerbit indie yang mampu bersaing secara nasional. Sejumlah karyanya bahkan telah masuk jaringan toko buku besar seperti Gramedia.
Figur Bobby Nasution bukan satu-satunya tokoh nasional yang diterbitkan oleh CV Firaz Media. Penerbit ini juga telah menggarap buku dari berbagai tokoh dengan latar belakang beragam, memperkuat posisinya sebagai penerbit indie yang serius dan konsisten menghadirkan karya berkualitas.
Buku tentang Bobby Nasution yang telah diterbitkan berjudul ” Bobby Nasution dan Pembangunan Olahraga Masyarakat Sumatera Utara”. Karya ini ditulis oleh Muhammad Daffasya A. Sinik dan menjadi salah satu proyek penting Firaz Media di tahun ini.
Penulis buku tersebut juga memberikan catatan sangat baik terhadap penerbit CV Firaz Media.
” Ya alhamdulillah buku ini sudah terbit dari Firaz Media. Tentunya sangat bagus, sangat bermakna untuk para pembaca. Semoga Firaz media sukses dan menjadi penerbit hebat di Indonesia. sekali lagi, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Firaz Media atas penerbitan bukunya. insyaa Allah kita akan memperbanyak buku ini di Sumatera utara (terlebih dulu),” ujar Muhammad Daffasya A. Sinik penulis buku tersebut.
baca juga: Firaz Media, Penerbit Independen Garut yang Kini Hadir di Jaringan Gramedia
Sekilas Tentang Buku Bobby Nasution
Buku berjudul ” Bobby Nasution dan Pembangunan Olahraga Masyarakat Sumatera Utara” mengulas secara mendalam arah pembangunan olahraga di Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Bobby Nasution. Di dalamnya tergambar bagaimana olahraga ditempatkan bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah.
” Bapak Bobby Nasution adalah gubernur pertama yang sangat peduli dan mau mendukung penuh keterlibatan olahraga masyarakat di seluruh sektor yang ada di Sumatera Utara. Saya masyarakat Sumatera Utara yang cinta dan kagum dengan kepemimpinan bapak Bobby Nasution,” ujar Muhammad Daffasya A. Sinik.
Buku ini memaparkan bahwa di bawah kepemimpinan Bobby Nasution, sektor olahraga menjadi salah satu program unggulan yang mendapat perhatian serius. Olahraga dipandang sebagai wadah pembinaan generasi muda, sarana mempererat kebersamaan masyarakat, sekaligus jalur meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional.
Sejak awal masa jabatannya, Bobby mendorong penyelenggaraan berbagai event olahraga berskala nasional hingga internasional di Sumatera Utara. Salah satu contoh yang disorot adalah pelaksanaan Indonesia Masters Super 100 II 2025 yang digelar di Sumut dengan dukungan penuh pemerintah provinsi. Ajang ini menjadi bukti kesiapan daerah sebagai tuan rumah kompetisi bergengsi.
Tak hanya itu, Sumatera Utara juga diarahkan menjadi lokasi pelatnas (training center) bagi sejumlah cabang olahraga. Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.
Menariknya, buku ini juga menyoroti perhatian Bobby terhadap olahraga tradisional. Di bawah kepemimpinannya, olahraga tradisional tidak sekadar dipertahankan, tetapi diangkat sebagai aset budaya dan sarana memperkuat identitas daerah. Berbagai festival budaya, perayaan hari besar, hingga kegiatan masyarakat menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai lokal melalui olahraga.
baca juga: Di Sini Tempat Jual Bibit Sukun di Garut: Solusi Tepat Menanam Super Food Bernilai Tinggi
Bagi Bobby, pembangunan olahraga tidak hanya bertumpu pada cabang modern dan perolehan medali. Pelestarian nilai budaya, peningkatan kesehatan masyarakat, serta pembentukan karakter generasi muda juga menjadi bagian penting dari visi besarnya.
Selain itu, buku ini mengulas berbagai aspek lain, mulai dari kolaborasi dalam memasyarakatkan gaya hidup sehat, gaya kepemimpinan Bobby Nasution bagi generasi Sumatera Utara, hingga capaian prestasi olahraga Sumut di berbagai ajang nasional.
Melalui karya ini, CV Firaz Media kembali membuktikan bahwa penerbit dari daerah pun mampu menghadirkan buku yang relevan, aktual, dan memiliki daya jangkau nasional. Sebuah langkah maju yang mempertegas bahwa kualitas tidak ditentukan oleh lokasi, melainkan oleh komitmen dan kerja keras.



