27.9 C
Garut
Sabtu, April 18, 2026

Buy now

PDNA Garut dan Radio Intan Bahas Isu Kesehatan Mental Ibu Hamil di Talkshow FOKUS Vol. 7

GARUT – Talkshow Forum Komunikasi dan Solusi (FOKUS) Radio Streaming Intan Garut kembali mengudara, Senin 14 April 2023.

Acara ini mengambil tema “Pengaruh Kesehatan Mental Ibu Hamil bagi Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir dan Kontribusi Pendamping Masyarakat”.

Tiga narasumber dihadirkan dalam acara tersebut antara lain, Pimpinan Daerah Nasiyatul Aisyiyah (PDNA) Garut yaitu Ketua Departemen Sosial (Depsos) PDNA Garut, Rosi Siti Rahmawanty, Relawan Pendamping Ibu Hamil dari Tim Sakina Rapih, Yati Suryati, dan Perwakilan dari Forum AdvokasI Anak Sehat Ibu Hebat (FAASIH), Liana Anom Sari, serta dipandu langsung oleh host Yanyan Agus Supianto.

Ketua Depsos PDNA Garut, Rosi Siti Rahmawanty, mengatakan, kolaborasi antara Diskominfo Garut dengan PDNA Garut ini adalah langkah awal yang baik. Khususnya dalam hal mendiseminasikan informasi hasil kerja organisasi masyarakat.

“Jadi kolaborasi tadi bisa lebih menyampaikan informasi dan dari berbagai sisi gitu ya peran-perannya itu disampaikan kepada masyarakat dari mulai penyelenggara, penggagas, penggerak juga kan bagus banget difasilitasi oleh adanya podcast dari pemerintah daerah,” ujar Rosi, Selasa 11 April 2023.

Ke depan kata Rossi, Talkshow FOKUS ini bisa lebih diintensifkan, sehingga apa yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah (Pemda) bisa diberdayakan oleh masyarakat. Selain itu masyarakat juga bisa memanfaatkan fasilitas media yang ada untuk lebih memasifkan informasi.

Dalam acara ini Rossi memaparkan materi terkait Tim SAKINA RAPIH atau Tim Stop Angka Kematian dan Anak (SAKINA) Relawan Pendamping Ibu Hamil (RAPIH) dan terkait Terapi DEPTH atau Deep Psych Tapping Technicue untuk mengelola emosi dan kecamasan ibu hamil.

Selain itu, Rosi juga menjabarkan bahwa sejauh ini PDNA Garut terus melakukan langkah-langkah konkret dalam penanganan kesehatan mental ini, seperti membentuk relawan pendamping ibu hamil, mengoptimalkan media sosial milik PDNA untuk melakukan diseminasi tentang kesehatan mental, hingga melakukan diskusi dengan berbagai pihak mengenai isu kesehatan mental ini.

“Dan kami juga sudah membuat draft policy brief atau rekomendasi kebijakan, yang harapannya bisa diadopsi atau direplikasi dengan segera gitu ya oleh Pemda, agar bisa dilakukan di desa-desa lain,” ucapnya.

Rossi berharap penangan kesehtan mental yang dilakukan oleh PDNA Garut ini juga bisa dilakukan ke desa-desa di Garut, dan perlu didukung dengan surat edaran yang diterbitkan Pemkab Garut. Hal itu supaya desa bisa mereplikasi Forum Desa Siaga Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (KIBBL).

“Forum Desa Siaga KIBBL ini sudah dibentuk di desa piloting ya kang ya di Haurpanggung dan Jayaraga. Nah di sana itu akan lebih menguatkan kerja-kerja para relawan pendamping ibu hamil atau tim Sakina Rapih,” ucapnya.

Pihaknya juga telah melakukan hal yang menjadi perhatian seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten ataupun pemerintah di level desa, terutama di Puskesmas-Puskesmas harus bisa menjadikan atau membentuk bagian dari masyarakat yang berfungsi sebagai relawan pendamping ibu hamil.

baca juga: Bupati Garut Lantik 3 Pejabat Pengelola Barang dan Jasa

Rosi menilai jika kesehatan mental untuk ibu hamil ini penting sekali, karena faktor mental ini sangat berkaitan erat dengan kesehatan fisik. Sehingga, imbuh Rosi, intervensi di ranah kesehatan mental ini penting untuk memastikan agar kesehatan ibu hamil bisa optimal dari segala sisi.

“Kalau dia secara psikologis memiliki hambatan dalam aspek kecemasan, terus gangguan-gangguan psikologis lainnya yang memicu kepada kesehatan mental yang menjadi buruk untuk ibu hamil. Nah, ini khawatir juga akan turut serta mengganggu optimalisasi kesehatan fisiknya, jadi seperti psikosomatis juga itu terjadi ya, kemudian kondisi fisik yang mungkin terjadi seperti tekanan darah yang tinggi (atau) seperti preeklamsia,” tandasnya.

Dalam dialog ini, seperti dituturkan host, Yanyan Agus Supianto, hal yang menjadi konklusi adalah bahwa pendampingan ibu hamil dapat efektif meningkatkan kesehatan mental ibu hamil pada trisemester ke-3. Selain itu, terdapat hubungan antara tingkat kecemasan ibu hamil pada trisemester ke-3 dan kesehatan mental ibu hamil pada trisemester ke-3.

baca juga: TikTok 18 Plus Mod Apk Punya Fitur Unggulan Dibandingkan Versi Asli

Yanyan juga menyebutkan, dalam dialog ini juga disimpulkan pentingnya peningkatan pendampingan bagi ibu hamil pada trisemester ke-3 sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan mental ibu hamil untuk kesiapan kelahiran dan kesiapan periode menyusui.

Yang tidak kalah penting, imbuhnya, adalah peran relawan pendamping Ibu Hamil di area piloting dan replikasi, di mana perlu diperluas kembali jangkauannya dan dibentuk di desa-desa lain sebagai upaya preventif yang massive di kab.Garut sehingga kebermanfaatannya meluas.

baca juga: Penderita Asam Lambung Sembelit, Begini Cara Ampuh yang Terbukti Efektif

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Bircunewshttp://bircunews.com
Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903