MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik 11 pejabat eselon II atau Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Medan, Senin (11/7/22).
Diantara nama pejabat yang dilantik Edy Rahmayadi itu antara lain, Faisal Arif Nasution sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Ardan Noor sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Selanjutnya, Tuahta Ramajaya Saragih sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, M Mahfullah Pratama Daulay sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Asren Nasution sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Supryanto sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Alwi Mujahit Hasibuan sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Kemudian, Safruddin sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Basarin Yunus Tanjung sebagai Kepala Dinas Sosial, Alfi Syahriza sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Tengku Amri Fadli sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Usai pelantikan itu Edy Rahmayadi mengingatkan kepada para pejabat tersebut untuk tidak main-main. Menurut Edy, jabatan harus dijalankan sesuai dengan amanah.
para Kepala OPD ini menurutnya harus bekerja profesional. ” Bekerja profesional, bekerja baik, sebab rakyat menunggu hasil kerja-kerja kita,” tegas Edy Rahmayadi.
Bahkan Edy Rahmayadi juga mengingatkan agar pejabat yang dilantik ini tidak membuat malu organisasi. Karena jika sudah membuat malu organisasi nantinya akan berimbas pada harkat dan martabat Sumut.
BACA JUGA: Harga BBM Naik, Ini Alasan Pertamina
“Jangan bikin malu Sumut, kita jaga, kita buat capaian-capaian agar rakyat sejahtera,” kata Edy.
Selain itu Edy juga meminta agar para pejabat yang dilantik ini untuk senantiasa mengikuti Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang bersandar pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Dalam pembangunan kata Edy, tidak ada alasan untuk tidak mengikuti RPJMD yang telah disepakati. Untuk itu, pejabat haruslah konsisten mewujudkan capaian capaian yang ditentukan di RPMJD.
BACA JUGA: Berharap Jadi Berkah, DPD F.SPTI – K.SPSI Sumut Kurban 2 Ekor Sapi, Direncanakan Jadi Agenda Rutin
“Loyal lah kalian, satu keputusan mutlak tak bisa ditawar, jangan sudah diputuskan baru ditawar, beri saran sebelum diputuskan itulah demokrasi,” kata Edy.(ind)



