27.6 C
Garut
Minggu, April 19, 2026

Buy now

Seluruh Stakeholder Diminta Berperan Turunkan Stunting di Garut

GARUT – Stunting tentunya menjadi permasalahan nasional. Termasuk dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Garut juga komitmen menurunkan stunting.

Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman menyebut permasalahan stunting merupakan masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh satu dinas saja.

Menurutnya seluruh stakeholder harus berperan dalam menurunkan stunting.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Garut dalam rapat koordinasi teknis (Rakortek) yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut di Ballroom Hotel Harmoni, Senin 12 Desember 2022.

Helmi Budiman mengatakan, ada empat penyebab yang mempengaruhi sektor kesehatan. Salah satunya faktor lingkungan menjadi yang paling besar pengaruh terhadap stunting.

“(sektor) kedua (yaitu) perilaku, yang ketiga pelayanan kesehatan, yang keempat turunan, karena yang terkait dengan lingkungan kesehatan itu, Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) terkait dengan sanitasi, sanitasi air bersih, yang terkait dengan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang terkait dengan septic tank, bahkan terakhir dengan kloset, itu PUPR, makanya harus hati-hati,” ucapnya.

Lingkungan, sebut Helmi, memiliki kontribusi yang besar terhadap munculnya kondisi stunting pada balita. Maka dari itu, para Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki tugas yang sangat berat dan sangat besar untuk mempersiapkan generasi mendatang.

“Karena kita merencanakan satu kondisi di mana bangsa kita harus keluar dari kemiskinan, harus keluar dari banyaknya pengangguran, harus keluar dari kebodohan, harus keluar dari segala macam yang bisa merendahkan bangsa kita, maka dari itu disusunlah suatu rencana dimana tahun 2025 Indonesia ini mencapai kejayaan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut, dr. Maskut Farid mengungkapkan, guna mengatasi salah satu penyebab kondisi stunting, yaitu permasalahan lingkungan, maka diperlukan pengelolaan sampah rumah tangga yang baik, baik sampah padat maupun sampah yang cair.

Ia menambahkan, pihaknya juga ingin kondisi new born new stunting ini diperbaiki, dengan dilakukannya intervensi terhadap bayi usia 0 sampai 6 bulan, di mana dalam usia ini bayi tidak boleh diberi makanan melainkan harus mengkonsumsi ASI eksklusif. Maka dari itu, imbuh dr. Maskut, adanya ASI eksklusif ini memperbaiki kondisi tersebut sebesar 50%.

“Belum nanti kita perbaiki kualitas ASI-nya, dengan makanan ibu-nya harus bagus, makanannya harus makan 6 kali sehari, minumannya harus 14 kali sehari, kemudian sisi emosional ibu yang melahirkan ini juga harus bagus,” ungkapnya.

baca juga: ASN Garut Dapat Diklat Manajemen Pengelolaan Arsip Daerah dan Perencanaan Penganggaran APBD

Senada dengan Wabup Garut, Kepala Bidang Kesmas Dinkes Garut, dr. Tri Cahyo Nugroho, menyampaikan bahwa upaya percepatan penurunan stunting merupakan hal yang harus dilaksanakan oleh seluruh bidang di Dinkes Garut bahkan lintas sektor di Kabupaten Garut. Ia berharap, target zero stunting di tahun 2024 bisa terwujud di Kabupaten Garut.

baca juga: Kades Cikedokan Dikabarkan Mengundurkan Diri dari Ketua Apdesi DPK Bayongbong

“Dan kami optimis kepala puskesmas, petugas pengelola gizi, ada bidan, ada promkes, dan banyak petugas di puskesmas-puskesmas lainnya kita bergerak bersama dan hasilnya bisa kami laporkan,” tandasnya.

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Bircunewshttp://bircunews.com
Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903