TASIKMALAYA – Mobil bus yang membawa rombongan SD dari Kabupaten Sumedang, mengalami kecelakaan, masuk jurang di jalan Raya Jamanis, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/6/22).
Melansir Radar Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan melalui Plt Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Soni Alamsyah SH, mengatakan, ada 3 orang yang meninggal dunia dari data sementara. Total penumpang sendiri sekitar 59 orang.
Tak hanya korban meninggal dunia, namun terdapat korban luka lain dari kecelakaan maut itu.
Dari keterangan sementara, sopir diketahui mengantuk. Hal itulah yang memicu kecelakaan tersebut.
“Sehingga kendaraan tersebut hilang kendali mengarah ke kiri kemudian terperosok ke dalam jurang sedalam kurang lebih 10 (sepuluh) meter,” ujarnya.
Para korban sendiri sudah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di puskesmas terdekat.
Sementara itu dari lokasi sendiri Iptu Soni menyebut bahwa kondisi jalan memang kurang lengkap. Tidak ada PJU di lokasi kejadian. Kemudian jalannya juga datar, lurus dan beraspal basah.
“Di sekitar tempat kejadian agak jauh dari pemukiman penduduk,” ujarnya menjelaskan.
Dari data pihak Kepolisian berikut daftar korban meninggal hingga luka:
Data korban luka ringan yang dirawat di Puskesmas Rajapolah berjumlah 27 orang antara lain :
- Wara S (63) pensiunan Polri alamat Perum Korpri Blok D Desa Sayang Kelurahan Jatinangor
- Dadang Hendra (42) alamat Rancaekek Kp. Bojong Pulus RT 05/07 Desa Bojong Loa Rancaekek
- Sri Laksi P (40) alamat Kp. Kalijaya RT 05/03 Desa Kertasari Kec. Lagung Kabupaten Majalengka
- Khasi Sultan (14) alamat Kp. Kalijaya RT 05/03 Desa Kertasari Kec. Lagung Kabupaten Majalengka
- Nizar R (7) alamat Kp. Kalijaya RT 05/03 Desa Kertasari Kec. Lagung Kabupaten Majalengka
- Muktani Rodiah (53) Kp. Panorama Desa./Kec. Jatinangor Kab. Sumedang
- Rika (33) guru Rancaekek Desa Dangdeur Kab. Sumedang
- Malka (8) alamat Rancaekek Desa Dangdeur Kab. Sumedang
- Wasmawa (33) alamat Rancaekek Desa Dangdeur Kab. Sumedang
- Pugud (37) Ggriya Utama Desa./Kec. Rancaekek Kab. Bandung
- Ani Sumarni (40) Kp. Margamulya Desa./Kec. Cimalaka
- Alica (15) alamat Asrama Brimob
- Eica (22) alamat Asrama Brimob
- Iroh Sahroh (60) alamat Perum Korpri Desa Sayang Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang
- Kiena F (4) alamat Perum Korpri Desa Sayang Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang
- Relawati (61) alamat Kp. Sayang Desa. Sayang Kec. Jatinangor Kab.Sumedang
- Entoy T (69) alamat Babakan Loa Desa/Kec. Rancaekek Kab.Bandung
- Elis (63) Bojong Pulus Desa Bojongloa Kec. Rancaekek Kab. Bandung
- Sumartinah (70) Bojong Sayang Desa./Kec. Jatinangor Kab. Sumedang
- Juriah (68) alamat Dusun Pangler Kec. Jatinangor
- Jajang (58) alamat Perum Gading Timur Desa Bojongloa Kec. Rancaekek
- Ayi Mulyana (38), penjaga sekolah alamat Desa Cipacing RT 03/014 Kec. Jatinangor Kab.Sumedang
- Apong (58) alamat Desa Cipacing RT 03/014 Kec. Jatinangor Kab.Sumedang
- Muhammad Sukur (11) alamat Desa Cipacing RT 03/014 Kec. Jatinangor Kab.Sumedang
- Sarah Fina Aulia (16) alamat Desa Cipacing RT 03/014 Kec. Jatinangor Kab.Sumedang
- Rahmat Aziz (30) guru, alamat Kp. Sayang RT 03/09 Desa Sayang Kec. Jatinangor Kab. Sumedang
- Fanisa Nursyah (19) alamat Kp. Sayang RT 03/09 Desa Sayang Kec. Jatinangor Kab. Sumedang
Data korban di Puskesmas Jamanis. Korban luka ringan 20 orang antara lain :
- Anggi Purnama (29) wiraswasta alamat Kp. Dandeur Kulon Rt 01/01 Desa Sayang Kec. Jatinangor
- Nadira (9) pelajar Alamat Kp. Dandeur Kulon Rt 01/01 Desa Sayang Kec. Jatinangor
- Rani Sri Rahayu (30) Irt alamat Kp. Griya Utama Rancaekek Desa/Kec. Rancaekek Kab. Bandung
- Gemintang (4) alamat Kp. Griya Utama Rancaekek Desa/Kec. Rancaekek Kab. Bandung
- Rembulan (2) Kp. Griya Utama Rancaekek Desa/Kec. Rancaekek Kab. Bandung
- Jajang Daryana (47) guru, alamat Kp. Cimalaka RT 03/01 Desa Cimalaka Kec. Cimalaka
- Neisya (8) alamat alamat Kp. Cimalaka RT 03/01 Desa Cimalaka Kec. Cimalaka
- Karina (13) alamat alamat Kp. Cimalaka RT 03/01 Desa Cimalaka Kec. Cimalaka
- Iis Karlina (22) guru alamat Kp. Babakan Jawa RT 07/12 Desa. Bojong Loa Kec. Rancaekek
- Nuha Mapaja (18 bulan) alamat Kp. Babakan Jawa RT 07/12 Desa. Bojong Loa Kec. Rancaekek
- Neneng Rostika (33) guru, alamat Kp.Cijanggel RT 03/01 Desa. Cinanjung Kec. Tanjungsari
- Fitia (9) pelajar alamat Kp.Cijanggel RT 03/01 Desa. Cinanjung Kec. Tanjungsari
- Aep Saepudin (40) PNS, alamat Kp.Cijanggel RT 03/01 Desa. Cinanjung Kec. Tanjungsari
- Abil Shidqi Arsalan (3) Kp.Cijanggel RT 03/01 Desa. Cinanjung Kec. Tanjungsari
- Maeza (2) alamat Kp. Kancakendal Ds/Kec. Rancaekek
- Satria Pradita Al Hari (8) pelajar alamat Kp. Bojong Tulus Rt 03/07 Ds Bojong Loa Kec. Rancaekek Kab.Bandung
- Verry Rusmayana (45) guru alamat Dusun Kalijaya RT 05/03 Ds. Kertasari Kec. Ligung Kab. Majalengka
- Silvi Lestari 20 th irt alamat kp. panorama ds. cinanjung kec. tanjung sari kab. sumedang
- Haikal Kafi Alfaro 3 th alamat SDA
- Zahran 4 Th Kp. Bojong Tulus Rt 05/07 Ds. Bojongloa Kec. Rancaekek Kab. Bandung
Data korban di RSUD Dokter Sukardjo Kota Tasikmalaya yang mengalami luka berat ada 6 orang antara lain :
- Ramanda (28) guru, Jalan Kolonel Ahmad Syam RT.01 RW.01 Ds. Sayang Kec.Jatinangor, Sumedang.
- Arsyila (4) Jalan Kolonel Ahmad Syam RT.01 RW.01 Ds. Sayang Kec.Jatinangor, Sumedang
- Yaya Wahyudin (59) PNS, alamat Jl.Kolonel Ahmad Syam RT.01 RW.04 Desa Sayang Kec.Jatinangor, Sumedang
- Karlina (58) alamat Jl.Kolonel Ahmad Syam RT.01 RW.04 Desa Sayang Kec.Jatinangor, Sumedang
- Atep (31) PNS alamat Kp.Babakan Jawa RT 07 RW.12 De.Bojongloa Rancaekek, Bandung.
- Dedi (45), guru, alamat Dsn Caringin RT.01 RW.10 Desa Sayang Kec.Jatinangor, Sumedang
Data korban meninggal dunia di TKP :
- Olih Komarudin (64) alamat Griya Utama Rancaekek RT 06 Rw 19 Desa Rancaekek Kec. Rancaekek
- Esis Sukaesih (59) alamat Griya Utama Rancaekek RT 06 Rw 19 Desa Rancaekek Kec. Rancaekek
- Cepi (30), kondektur alamat Dusun Rancakalong RT 03/08 Kec. Rancakalong Kab. Sumedang
Masih hilang
- Siti Munawaroh (30) alamat Cisempur, Jatinangor, Sumedang
Sopir :
Dedi Kurnia Illahi (59)
Sumber: Polres Tasikmalaya Kota
BACA JUGA: Bupati Garut Meyakini Politik Sekedar Rivalitas Ketika Pemilu Saja, Bukan Bahan Perpecahan



