GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut akan memberikan kompensasi kepada 81 kusir delman menjelang arus mudik lebaran 2023. Kusir delman yang akan mendapatkan kompensasi itu adalah mereka yang di jalur Limbangan dan Malangbong.
Kompensasi ini agar para kusir delman itu tidak beroperasi selama musim mudik tersebut. Hal ini memang rutin dilakukan Pemkab Garut selama musim mudik.
Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, tahun ini adalah yang ke-9 pemberian kompensasi kepada kusir delman. Kompensasi itu berupa uang sebesar 575 ribu rupiah.
Kusir delman itu tidak akan beroperasi selama 7 hari atas pemberian kompensasi tersebut.
“Ya di Garut ini memang ada delman ya melintas di jalan nasional, dan tentu ini sudah hampir 9 tahun kita melakukan pengkajian bahwa itu akan menghambat lajunya kendaraan sehingga mengakibatkan kemacetan,” ucapnya, di Ruang Pamengkang, Pendopo Garut
Rudy Gunawan meminta pengertian para kusir delman untuk tidak beroperasi selama arus mudik nanti. Hal itu demi kepentingan masyarakat umum agar tidak terjadi kemacetan.
“Jadi kita ingin ada satu pengertian kembali dari para kusir delman, karena ini menyangkut dengan nasional, kepentingan mudik lebaran, jangan sampai membuat kemacetan, maka kita berikan konsentrasi selama 7 hari, 3 hari sebelum lebaran sudah stop beroperas sampai dengan 4 hari setelah pasca lebaran,” ujar Rudy.
Ia menegaskan, larangan itu hanya berlaku di jalur Limbangan-Malangbong. Sementara untuk jalur provinsi seperti Kadungora masih dapat memanfaatkan jalan alternatif ke desa-desa. Namun demikian, delman tetap dilarang untuk beroperasi di jalan provinsi.
baca juga: Baju Army Cocok dengan Jilbab Warna Apa Agar Tampak Serasi?
“Mereka kan (tetap) beroperasi, mereka beroperasi di jalan-jalan kampung, kalau yang di Limbangan itu operasinya itu lewat ke jalan nasional, kalau yang di Kadungora, Leles, Garut Kota kan tidak lewat, Wanaraja juga itu (tidak lewat jalan nasional atau provinsi),” tandasnya.
baca juga: Khasiat Madu untuk Mengobati Asam Lambung yang Harus Diketahui



