22.5 C
Garut
Rabu, Mei 22, 2024

Ketua PKBM Al-Ikhwan Bantah Disebut Fiktif, ‘ Kami Sudah Beroprerasi Sejak Tahun 2012’.

Bircunewshttp://bircunews.com
Bircunews.com merupakan perusahaan media. Bircunews.com hadir untuk memberikan informasi yang berimbang, informatif, edukatif, yang sesuai dengan pedoman undang-undang pers no 40 tahun 1999.

GARUT – Informasi tak ‘sedap’ diterima pihak pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al- Ikhwan yang berlokasi di Desa Cintarasa, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut belum lama ini.

Sempat mencuat tudingan yang menyebutkan jika PKBM tersebut diduga fiktif.

Menanggapi hal ini, Ketua PKBM Al – Ikhwan, Ali Nurdin bersama pihak yayasan dan sejumlah tokoh masyarakat di Kampung Pogor, Desa Cintarasa, menepis tudingan tersebut.

Pihaknya menyebutkan jika PKBM Al – Ikhwan sudah cukup lama beroperasi, tepatnya sejak tahun 2012 hingga sekarang.

Sebagai bagian dari pendidikan non formal di Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, PKBM ini lebih mengedepankan pada keahlian atau Life Skill Tata Rias yang diikuti peserta PKBM usia minimal setara SMA atau Paket C dan atau lebih.

Proses pembelajaran dilakukan setidaknya tiga kali setiap pekan.

Untuk program keahlian tata rias ini setiap tahunnya diikuti paling sedikit 40 siswa, termasuk 60 siswa yang menamatkan jenjang pendidikan paket C setara SMA.

“Siapapun yang datang ke PKBM kami, pasti akan melihat pada papan nama PKBM tertera nomor izin operasional dan nomor akta notaris Yayasan, jadi dari mana dugaan fiktifnya? ” ungkap Ali.

Sebelumnya beredar di media sosial dan akun publik adanya poto lokasi PKBM yang kosong, pihak PKBM mengaku jika foto itu merupakan suasana ruangan pendidikan PAUD, padahal di dalamnya terdapat pula deretan kursi untuk para peserta PKBM Life Skill Tata Rias.

Ali mengatakan pihaknya tidak pernah kedatangan orang yang meminta izin untuk memotret atau membuat video lokasi PKBM karena posisinya hari Sabtu tengah libur, tidak pernah pula ada konfirmasi yang Ia terima.

Kegiatan belajar di PKBM ini memang tidak sama dengan kegiatan sekolah formal pada umumnya yang mengharuskan setiap hari untuk datang dengan memakai seragam saat proses belajar.

Di PKBM jadwal belajar disesuaikan dengan ketersediaan waktu sebagian peserta, mengingat diantara mereka ada yang sudah bekerja.

Bahkan, sejak sebelas tahun terakhir, sudah puluhan bahkan ratusan orang yang menerima ijazah paket C kesetaraan.

Diantara mereka juga sudah banyak yang membuka Wira usaha jasa tata rias.

Selain itu, proses ujian nasional yang awalnya menginduk ke SMKN 1 Garut pada tahun 2017 hingga 2022 kemarin, rencananya pihak PKBM akan menggelar ujian nasional di lokasi PKBM pada tahun 2023 ini.

Yana, Ketua RT 04, yang merupakan alumni PKBM mengatakan dirinya sangat terbantu dengan adanya PKBM di wilayahnya, beberapa warga yang alami putus sekolah di jenjang pendidikan SMA akhirnya bisa terbantu bahkan memiliki keahlian disamping mendapatkan ijazah paket C.

Ia berharap tudingan miring soal PKBM ini tidak disebarluaskan lagi, karena dianggap telah mencemarkan nama baik kampung.(bircunews.com)

baca juga: Kusir Delman di Garut Akan Dapat Kompensasi Larangan Beroperasi, di Jalur Limbangan-Malangbong

baca juga: Baju Army Cocok dengan Jilbab Warna Apa Agar Tampak Serasi?

Bircunews

Bircunews.com merupakan perusahaan media. Bircunews.com hadir untuk memberikan informasi yang berimbang, informatif, edukatif, yang sesuai dengan pedoman undang-undang pers no 40 tahun 1999.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bircunews

Bircunews.com merupakan perusahaan media. Bircunews.com hadir untuk memberikan informasi yang berimbang, informatif, edukatif, yang sesuai dengan pedoman undang-undang pers no 40 tahun 1999.