GARUT – Tak mudah bagi Pupung Hamdani, 43 tahun, merintis usaha jual beli ikan mas dan nila hingga mampu memiliki pelanggan tetap seperti sekarang.
Perjalanan usaha Pupung diwarnai berbagai tantangan. Pada awal merintis, ia sempat mengalami kerugian cukup besar. Kondisi tersebut bahkan membuatnya berpikir untuk berhenti dan meninggalkan usaha yang baru dijalaninya.
” Pasti lah yang namanya usaha ada kendala di awal. Cuma pas setengah jalan Alhamdulillah ada kemajuan,” ujarnya.
Namun, dukungan dan dorongan dari orang tua membuat Pupung memilih untuk tetap bertahan. Ia terus menjalani usahanya dengan sabar sambil mencari cara untuk melewati berbagai kendala yang dihadapi.
Perlahan, usaha jual beli ikan yang dirintisnya mulai berkembang. Pelanggan pun berdatangan hingga sebagian di antaranya menjadi pelanggan tetap.
Bagi Pupung, menjalankan usaha bukan semata-mata tentang mengejar keuntungan. Menurutnya, kepercayaan dan kepuasan pelanggan merupakan bagian penting yang harus dijaga agar usaha dapat bertahan dalam jangka panjang.
Salah satu upayanya adalah menawarkan harga yang terjangkau, khususnya bagi konsumen yang membeli ikan dalam jumlah banyak. Pupung mengaku tidak keberatan mengambil keuntungan tipis dengan mengandalkan volume penjualan, selama pelanggan tetap mendapatkan ikan sesuai kebutuhan dan merasa puas.
” Yang utama itu kan kepuasan pelanggan. Kalau di sini kan yang banyaknya yang mancing, mintanya kan ikan ikannya yang gede, yang bagus kualitasnya
Selain harga, kualitas ikan menjadi perhatian utama Pupung. Ia memastikan ikan yang dijual berada dalam kondisi sehat, salah satunya dengan menjaga kualitas air agar tetap bersih.
Hal itu menjadi penting karena sebagian pelanggannya merupakan pemancing yang membutuhkan ikan dengan kondisi sehat dan kualitas yang baik.
Dari usaha yang sempat membuatnya ingin menyerah, Pupung kini mampu bertahan dan membangun basis pelanggan tetap. Bagi dia, kepercayaan konsumen menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus membuka peluang untuk terus berkembang.



