LANGKAT – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung pelatihan salon Yayasan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Qaulam Adzani Salon Langkat, di Jalan Tengku Amir Hamzah Desa Perdamaian, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Selasa (14/3).
Nawal Lubis dalam sambutannya menyampaikan apresiasi, karena pendidikan yang diberikan LPK Qaulam Adzani Salon Langkat ini rupanya gratis.
Nawal Lubis menyebut bahwa pendidikan ini sangat membantu terhadap pemerintah dalam mendidikan anak-anak yang putus sekolah.
“Saya sangat apresiasi kepada Bu Yusnawati, mendirikan LPK ini, saya dengar ini gratis bagi anak-anak putus sekolah di desa ini, pekerjaan ibu sangat mulia,” ujar Nawal Lubis, yang hadir bersama Sekretaris TP PKK Sumut Reza Pahlevi Lubis.
Nawal Lubis mengatakan, kasus kenakalan remaja saat ini semakin mengkhawatirkan, terutama anak-anak yang putus sekolah.
Mereka rentan terhadap pengaruh narkoba dan tindakan kekerasan. Sehingga keberadaan LPK ini sangat dibutuhkan, sebagai sarana menyalurkan kreativitas.
Nawal Lubis juga memberikan pesan, selain pendidikan keterampilan, diperlukan pula penguatan pendidikan agama dan budi pekerti.
baca juga: Gubsu Edy Rahmayadi Berikan Tantangan Pada Guru di Tapsel, Untuk Cetak SDM Unggul
Kemudian Ia juga mengharapkan anak remaja yang tergabung dalam LPK Qaulam Adzani Salon Langkat ini bisa mengikuti jejak Ketua Yayasan, sehingga mempunyai keterampilan dan masa depan.
“Saya berharap di desa ini lahir Yusnawati -Yusnawati yang bisa membanggakan Desa Perdamaian, dan contoh bagi desa-desa sekitarnya, karena perkawinan dan perayaan ulang tahun pasti ada, tidak pernah berhenti, jadi salon itu akan tetap tumbuh,” ujarnya.
Ketua Yayasan LPK Qaulam Adzani Salon Langkat Yusnawati mengatakan, LPK yang dibangunnya ini berdiri sejak tahun 2005 dengan usaha makeup. Namun melihat adanya anak-anak yang putus sekolah dan tidak memiliki keterampilan, Yusnawati memberanikan diri untuk mendirikan LPK Qaulam Adzani Salon Langkat pada tahun 2009.
baca juga: Menjawab Permasalahan Daerah, Edy Rahmayadi Wajibkan Metode Bottom up
“Alhamdulilah, saat ini kami bisa melatih memiliki 100 murid, walupun banyak yang ingin mendaftar. Mereka kami berikan pelatihan secara geratis. Kami berharap hidup mereka lebih baik bila memiliki keterampilan yang bisa mereka gunakan untuk mencari uang membantu prekonomian keluarga,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Nawal Lubis juga memberikan sertifikat pelatihan secara simbolis pada Bayu Amanda, Yusriati, Tasyarah Anita, sebagai alumni yang telah mengikuti program pelatihan rias pengantin makeup dan gaun panjang.
Sejumlah OPD Kabupaten Langkat dan Forkopimda Langkat, pengurus PKK SUmut dan Langkat, serta pengurus Makeup Artist (MUA) Community Langkat juga turut hadir. (ind)



