28.6 C
Garut
Kamis, April 16, 2026

Buy now

Lapas Kelas IIB Garut Lakukan Kerjasama untuk Menyetop Peredaran Uang Cash dan Handphone

GARUT – Lapas Kelas II B Garut melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Rahman Cipta Teknologi, Senin 13 November 2023 di aula Lapas Garut yang beralamat di Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul.

Kerjasama ini membawakan tema penguatan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).

Kepala Lapas kelas IIB Garut Rusdedy, A. MD. IP., SH., M.Si menerangkan, untuk menuju ke arah tersebut, pihaknya melakukan kerjasama dengan melakukan sapu bersih handpone, pengutan liar dan narkoba (Halinar) di dalam Lapas.

Diantaranya, kerjasama dengan BRI adalah untuk menyetop peredaran uang cash di dalam lapas yaitu dengan menyediakan fasilitas kartu BRIZZI dan mesin EDC.

Kartu BRIZZI ini akan diberikan kepada semua warga lapas sehingga ke depan mereka tidak lagi diperbolehkan memegang uang cash untuk belanja dalam lapas.

Sebagai gantinya, transaksi belanja dalam lapas nanti akan dilakukan menggunakan kartu BRIZZI tersebut. Dan kantin di dalam Lapas akan diberikan mesin EDC.

” Yang pertama kerjasama terkait bebas peredaran uang dalam lapas. Itu sesuai dengan Permenkum HAM bahwa dalam lapas itu tidak boleh beredar uang cash. Jadi kita kerjasama dengan pak Pinca BRI untuk menyediakan saprasnya. Kartu dan EDC,” terangnya.

Rusdedy menerangkan, kenapa peredaran uang cash ini dilarang, karena banyak potensi kejahatan yang bisa dilakukan ketika warga lapas memegang uang cash.

Dengan uang cash itu, warga lapas bisa saja menyogok petugas, bisa melakukan judi dan kejahatan lainnya.

” Kalau pegang duit bisa main judi ya, kalau pegang duit bisa menyogok petugas, kalau pegang duit bisa merencanakan semua penyimpangan-penyimpangan karena kekuatan uang. Makanya uang ini harus bersih dari dalam lapas,” terangnya.

” Jadi semua warga binaan ya, yang akan mendapatkan uang dari keluarganya itu tidak lewat perantara. Jadi bisa langsung ke kartu BRIZZI sehingga tidak ada potongan dan kartu BRIZZI bisa dipakai berbelanja di dalam,” lanjutnya.

” Jadi yang disediakan di lapas itukan kebutuhan dasar makan, minum, kesehatan MCK, semua dipenuhi. Tapi untuk makanan tambahan yang namanya manusia ingin ada cemilan, ingin ada makanan tambahan. itu dibeli sendiri dan kita sediakan di kantin,” sambungnya.

Selanjutnya, untuk sapubersih handphone, Lapas kelas IIB Garut juga sudah bekerjasama menyediakan aplikasi Sikujang (Sistem informasi kunjungan daring).

Dengan aplikasi Sikujang ini, warga lapas difasilitasi untuk berhubungan secara daring dengan keluarganya dan masyarakat umum. Sehingga handphone ini benar-benar harus bersih dan tidak boleh beredar di dalam Lapas.

Karena banyak kasus di luar bahwa orang dalam lapas masih bisa mengendalikan peredaran narkoba, masih bisa melakukan penipuan dan lain sebagainya. Hal itu terjadi karena warga lapas masih ada yang memegang handphone.

” Jadi bersih handphone ini harus disediakan sarpras yang legal yang resmi. Nah dengan yang kita sediakan ini semua terpantau, semua terkontrol, data percakapan, rekaman percakapan itu semua bisa kita update setiap hari, sehingga hak narapidana untuk tetap berkomunikasi dengan keluarganya bisa terpenuhi dan kita juga bisa mengontrol agar hak itu tidak disalahgunakan untuk melakukan kejahatan,” terangnya.

Sebagai tahap awal, Lapas kelas IIB Garut akan menyediakan 20 fasilitas. Namun jika dirasakan kurang, maka ke depan bisa saja ditambah lagi.

Pihaknya juga akan mengontrol dan mengevaluasi aplikasi tersebut. Jika ke depan terdapat kekurangan akan diperbaiki sehingga sistem ini akan menjadi sempurna dan bisa saja menjadi percontohan bagi Lapas lain di seluruh Indonesia.

” Kita akan terus melakukan pengembangan teknologi karena yang kita hadapi ini adalah teknologi. Tidak mungkin kita hadapi dengan cara-cara konvensional. Walaupun cara konvensional seperti melakukan penggeledahan tatap dilakukan, tapi dukungan teknologi juga harus punya,” ujar Rusdedy.

Kepala Cabang BRI Garut, Lalu Noviza Rahim mengatakan, pihaknya akan menyediakan kartu BRIZZI ini bagi semua warga lapas kelas IIB Garut, juga menyediakan mesin EDC untuk transaksi.

Bahkan hebatnya, kartu BRIZZI ini bisa digunakan ketika warga lapas sudah bebas. Kartu BRIZZI ini bisa digunakan untuk belanja di minimarket, dan bisa digunakan untuk etoll.(gilang)

baca juga: Suryana Kabid SD Disdik Garut, Memberikan Makna Terhadap Hari Ayah Nasional

baca juga: Bawaslu Provinsi Jawa Barat Menggelar Rapat Kerja Tata Cara Pengisian Form A untuk Pencegahan Pelanggaran

baca juga: Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Garut Gelar Serah Terima Kalapas Baru

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Bircunewshttp://bircunews.com
Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903