GARUT – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut menginformasikan perkembangan terbaru mengenai jumlah korban keracunan sate jebred.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Asep Surachman, menyampaikan, dari hasil Rapid Health Assesment (RHA), sampai 12 Oktober 2023 Pukul 14.00, jumlah kasus keracunan pangan mengalami peningkatan dari awal 41 kasus menjadi 52 kasus.
Selain itu, jumlah korban meninggal dunia juga bertambah satu orang dari Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut berinisial R usia 35 tahun.
Sehingga jumlah korban meninggal dunia sekarang menjadi 3 orang. Dimana 2 orang dari Garut dan 1 orang dari Kabupaten Tasikmalaya.
Sampai sekarang kata Asep, tim surveilens masih aktif melakukan investigasi di lapangan untuk mengungkap akar masalah dari dugaan keracunan ini.
“Sampai hari ini tim surveilans masih investigasi di lapangan,” pungkas Asep
baca juga: Keracunan Sate Jebred Bertambah, Dinkes Garut Sebut 97% Pasien Bergejala Diare
baca juga: Korban Keracunan Massal Sate Jebred Ada yang Meninggal Dunia



