GARUT – Kasus stunting atau gagal tumbuh pada anak di Desa Ciela, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut cukup tinggi. Dari sasaran 546 anak yang ditimbang di bulan Juni, sebanyak 182 anak dinyatakan stunting.
Hal itu disampaikan Petugas Gizi Puskesmas Bayongbong, Yeni Haerani, Rabu (13/7/22) ketika ditemui di Desa Ciela.
” Untuk hasil BPS (bulan penimbangan stunting) bulan Juni kemarin, stunting yang ada di Ciela 182 orang, dari sasaran seluruhnya dari 11 posyandu 546. Jadi lumayan ada 30 persen, tinggi,” ujar Yeni.
Untuk penanganan sendiri, puskesmas sudah melakukan upaya intervensi. Yaitu dilihat dari data determinan, dilihat faktornya apa. Misalnya apakah karena faktor ekonomi, pola asuh, punya BPJS atau tidak, kemudian riwayat kehamilan ibunya.
” Ada beberapa yang gizi buruk sudah diberikan PMT pemulihan dari anggaran dana Dinas Kesehatan,” ujar Yeni.
Yang menjadi sasaran utama dalam pemberian PMT (pemberian makanan tambahan) menurut Yeni, yaitu balita yang berusia 0 sampai 23 bulan. Karena masa tersebut perkembangan anak cukup signifikan.
Pada hari Rabu ini, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat Desa Ciela, tentang cara penurunan stunting. Sosialisasi ini juga sebagai upaya menurunkan stunting di Desa Ciela.(gilang)



