29 C
Garut
Sabtu, April 18, 2026

Buy now

Kantor Korwil Pendidikan Pamulihan Garut Rusak Berat

GARUT – Kantor Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, mengalami rusak berat. Pegawai korwil Pendidikan berharap Pemkab Garut bisa segera merehab kantor tersebut.

Hal itu karena para pegawai menjadi kurang nyaman tinggal di kantor yang kondisinya seperti itu.

Asep Kurnadi, staf keuangan Korwil Pendidikan Pamuliihan menerangkan, pihaknya kerap mengajukan proposal bantuan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. Namun sampai sekarang belum ada bantuan yang diberikan.

Menurut Asep, bantuan yang pernah diberikan pada tahun 2007 silam, dan itupun hanya rehab untuk lantai saja.

Sekarang ini kata Asep, kantor Korwil Pendidikan ini semakin parah. Banyak plafon yang bolong dan bagian lain juga sudah lapuk.

Asep cukup kecewa karena terkesan dibedakan antara perlakuan dengan Korwil di wilayah kota dengan di daerah terpencil seperti Pamulihan.

Padahal kata Asep, pelayanan yang diberikan kepada sekolah itu sama saja dengan daerah di kota.

baca juga: RA se-Kecamatan Tarogong Kaler Mengikuti Perlombaan untuk Dibawa ke Tingkat Kabupaten

Asep berharap kepada Dinas Pendidikan untuk memberikan perlakuan yang sama dengan wilayah lain seperti perkotaan. Jangan sampai ada kesan, pendidikan di daerah terpencil terkesan diabaikan dan dibedakan dengan wilayah kota.

” Meskipun di Pamulihan hanya ada 13 SD yang terdiri dari 5 desa, kami minta disamakan dengan wilayah kecamatan yang besar. Kami pengennya sama dengan kecamatan di kota. Di kala ada proposal permohonan rehab darimanapun sumber dananya mohon ada perhatiannya,” ujar Asep belum lama ini kepada wartawan.

baca juga: Jadi Pembicara dalam Rakerkesnas, Bupati Garut Sampaikan Penguatan Fungsi Puskesmas dan Posyandu

Menurut Asep, dalam hal pelayanan beban yang diberikan itu sama saja, antara wilayah pedesaan dengan kota. Pihaknya memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh sekolah yang ada. Oleh karena itu menurutnya jangan ada perbedaan perlakuan antara korwil di kota dengan daerah.

” Meski bangunan seperti ini tapi pelayanan berjalan normal,” kata Asep.

Lebih jauh Asep menceritakan pengalaman yang membuat mereka sedih. Pernah suatu hari ketika hujan lebat disertai angin kencang, mereka begitu panik. Karena waktu itu atap beterbangan, kemudian air hujan ambruk ke dalam kantor.

baca juga: Bircu Publisher: Sickle Cell Disease, a New Look At An Orphan Disease

Dengan kondisi kantor seperti itu kata Asep, para pegawai menjadi tidak nyaman bekerja, mereka kadang was-was ketika hujan lebat turun..(H. Ujang Slamet/bircunews.com)

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Bircunewshttp://bircunews.com
Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903