GARUT – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Fraksi PDI Perjuangan, H. Memo Hermawan, menggelar reses hari pertamanya di Kabupaten Garut, Senin 11 November 2024 di Gedung Lasminingrat, Kecamatan Garut Kota.
Dalam reses pertama ini, H. Memo Hermawan menghadirkan kader PDI Perjuangan dari tingkat DPC, PAC ranting, badan, sayap partai.
Dalam kesempatan tersebut, H. Memo Hermawan juga menghadirkan narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut.
Selain menjabatkan beberapa program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, H. Memo Hermawan dalam reses ini juga banyak menampung aspirasi kader PDI Perjuangan khususnya di dapil 3 Garut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan juga hadir dalam kesempatan tersebut.
” Alhamdulillah saya ketua DPC PDI Perjuangan Garut. Pak Memo Hermawan di hari pertama reses beliau kan dari 11 sampai 22 November. ini di dapil 3. Jadi kita memang mengundang PAC, ranting, badan, sayap partai, kemudian juga beberapa perwakilan tiap-tiap desa tiga orang,” ujar Yudha.
Dilaksanakannya reses di dapil 3 ini kata Yudha, memang sengaja dipilih karena di dapil 3 ini tidak ada dewan Garut khususnya dari PDI Perjuangan.
Maka dengan kesempatan reses Anggota dewan provinsi dari PDI Perjuangan ini menjadi satu kesempatan bagi kader PDI Perjuangan untuk menyampaikan aspirasinya.
Diantara aspirasi yang disampaikan kader PDI Perjuangan di dapil 3 ini kata Yudha, yaitu tentang pupu, rutilahu, UMKM dan banyak lagi yang lainnya.
” Tadi dari PAC Wanaraja menyampaikan soal pupuk tentu di APBD Provinsi bisa ada alokasi hibah untuk pupuk, tapi bukan bersubsidi, tapi untuk gapoktan,” jelasnya.
“Kemudian juga ada yang berbicara rutilahu, kemudian juga UMKM dari PAC Garut Kota,Tentunya usulan dari kawan-kawan PAC ini harus dijembatani oleh pak Memo Hermawan, beliau tugasnya mengartikulasikan aspirasi masyarakat yang disampaikan PAC dan ranting untuk kemudian dilahirkan sebuah kebijakan dari APBD Provinsi. Tentu harapan kita pak Memo bisa secara ampuh untuk menjembatani kepentingan masyarakat di dapil 3,” ujarnya.
“Karena memang tidak ada DPRD kabupaten sehingga kita menaruh harapan besar kepada beliau bisa menjembatani kepentingan masyarakat,” tutupnya.(gilang)



