GARUT – Camat Kersamanah, Muhrom Suhandi berharap masyarakt bisa tenang menghadapi serangan penyakit difteri yang saat ini ramai dibicarakan di Kabupaten Garut.
Masyarakat diminta tidak panik terhadap serangan penyakit difteri, namun harus tetap waspada dan menjaga kebersihan.
Penyakit ini kata Muhrom, memang berbahaya, bahkan kabarnya sudah memakan korban jiwa di Kabupaten Garut.
Bahkan Bupati Garut juga sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap difteri.
“Tetapi alhamdulilah di Wilayah Kecamatan Kersamanah tidak ada yang terjangkit Difteri,”Ujar Muhrom Suhandi saat diwawancarai di kantornya, Rabu 1 Maret 2023.
Muhrom sendiri saat ini tengah menunggu langkah Dinas Kesehatan untuk melakukan imunisasi massal yang direncanakan oleh Pemkab Garut.
Imunisasi ini menurut Muhrom menjadi langkah terbaik untuk mencegah penyakit difteri.
baca juga: Perbup Terbaru Tentang Pilkades Serentak di Garut Ada 15 Pasal yang Diubah
Hanya saja Muhrom tidak tahu persis, pada usia berapakah imunisasi massal ini akan diterapkan. Apakah seluruh jenjang usia ataukah hanya anak-anak saja.
“Saya belum tahu persis yang mau diimunisasi pastinya juga anak-anak sekolah dasar yang ada di sini ,”Katanya.
Muhrom juga tidak mengetahui lebih jauh, penyakit yang satu ini serangan utamanya kepada kalangan usia berapa saja. Menurutnya untuk masalah ini harus menunggu penjelasan Dinas Kesehatan.
“Kalau untuk memakai masker untuk saat ini kan PPKM sudah dicabut tapi kalau untuk yang sakit harus memakai masker,”Pungkasnya.(atu)
baca juga: Bupati Garut Sebut, Hibah 7 Mobil dari Jepang Merupakan Bentuk Hubungan Baik



