ASAHAN – Anggota DPRD Sumut Fraksi PAN, Ir H Yahdi Khoir Harahap MBA, memberikan pemahaman tentagn wawasan kebangsaan kepada warga Kabupaten Asahan, Sabtu (24/12/22).
Sejumlah elemen masyarakat terlibat dalam sosialisasi yang diberikan Yahdi Khoir tersebut. Antara lain pengurus Perempuan Amanat Nasional (PUAN) PAN se-Kabupaten Asahan, PUAN PAN Batubara, PUAN PAN Sumut, masyarakat, Ketua DPRD Fraksi PAN Kabupaten Asahan Drs Syadad Nasution SPd, anggota DPRD Asahan Fraksi PAN Drs H Sapariman, Sekretaris DPRD fraksi PAN Nilawaty SE, Bendahara DPRD fraksi PAN Nurman Abdy Siagian SE dan anggota DPRD Asahan Fraksi PAN Dahrul Hutagaol SE MM.
Yahdi Khoir menyampaikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan ini merupakan salah satu salah satu program dari DPRD Sumut. Yaitu tentang pentingnya pemahaman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Serta, sebagai implementasi dalam kehidupan sehari-hari.
Terlebih lagi kata Yahdi, di era saat ini, telah terjadi degradasi nilai-nilai Pancasila. Sehingga penting sekali menguatkan kembali tentang nilai-nilai Pancasila.
baca juga: Islamic Boarding School Dhinukum Zholtan Akan Dibangun Megah di Barus, Tanah Bersejarah
“Ini menjadi tanggungjawab bersama, bagaimana pemahaman dari nilai nilai Pancasila dapat sampai di tengah masyarakat. Itulah sebabnya, Pemerintah pusat kemudian meminta seluruh komponen, termasuk lembaga legislatif di DPRD Sumut untuk ikut berperan aktif menyebarluaskan ideologi Pancasila dan penguatan wawasan kebangsaan kepada masyarakat secara langsung,”ujar Yahdi.
Karena, secara tegas, penguatan dari ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan adalah ingin mengembalikan nilai-nilai Pancasila berjalan sesuai relnya. Karena, Pancasila yang lahir pada 1 Juni 1945 merupakan pandangan hidup dan menjadi dasar negara Indonesia.
“Meskipun sudah diajarkan saat di bangku sekolah, bukan berarti kita tidak bisa lupa tentang makna dari isi sila sila Pancasila,”ketusnya.
baca juga: Hamba Allah Mari Berdonasi Bangun Pesantren di Tanah Barus, Tempat Bersejarah dalam Islam
Untuk itu, melalui sosialisasi ini, dirinya berharap penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan dapat lebih dipahami. Walaupun, pemerintah telah membuat langkah-langkah pembentukan satu Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Bahkan, dimasa Orde Baru (Orba), tambah Yahdi, pemerintah juga sudah membentuk sebuah lembaga negara yang mengkoordinasikan pelaksanaan pendidikan Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila (P4) yang disebut Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (disingkat BP7).
“Saya sebagai anggota DPRD Sumut ingin menguatkan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat melalui sosialisasi ini. Karena, secara moral menjadi tanggungjawab yang secara langsung harus sampai kepada masyarakat,”terangnya.
Diakhir materi, Yahdi Khoir Harahap, menyebutkan bahwa ideologi Pancasila adalah sebuah ideologi yang tidak dapat ditawar-tawar. Fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, hendaklah disesuaikan dengan kegiatan masyarakat. Sehingga, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dapat tetap terjaga.
“Mari kita perkuat pemahaman ideologi Pancasila dan nilai berkebangsaan pada diri kita. Karena, ideologi Pancasila mengamanahkan kita untuk hidup rukun, saling menguatkan dan mengingatkan,”pinta Yahdi.
Sebelumnya, sosialisasi yang mendapat antusias tersebut, dimeriahkan dengan kuis dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu. (ind)



