28.5 C
Garut
Sabtu, April 18, 2026

Buy now

Pemkab Garut Buka Gerakan Pangan B2SA Terpadu, Memperingati Hari Pangan Sedunia

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengadakan gelar pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) Terpadu dengan tajuk “Berbagi Bakti Satu Dekade Rudy-Helmi”.

B2SA ini dilaksankan di Lapangan Trikarya, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, dan dibuka oleh Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, Selasa (24/10/2023).

Helmi Budiman mengatakan, gerakan pangan B2SA ini merupakan kombinasi dari empati, edukasi dan aksi. Gerakan ini harus dirasakan langsung oleh masyarakat.

Helmi menjelaskan, Walaupun Kabupaten Garut mempunyai sumber daya alam yang cukup, namun keterbatasan daya kerja masih menjadi faktor yang mempengaruhi krisis pangan di Garut.

Namun begitu Helmi bersyukur karena di akhir masa jabatannya bersama Bupati Rudy Gunawan, bisa mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat berupa inisiatif fiskal sebesar Rp25.4 Miliar.

Walaupun begitu menurut Helmi, penghargaan ini tidak membuat Pemkab Garu tberhenti dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan stunting.

“Maka sampai hari ini pun kita merasakan imbas dari pada krisis pangan yang seringkali disampaikan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah,” ujar Helmi Budiman.

Maka dari itu kata Helmi, upaya yang dilakukan salah satunya dengan gelar pangan B2SA terpadu yang di dalamnya terdapar gelar pangan murah (GPM).

“Pada hari ini kita terus melakukan upaya-upaya bagaimana terus menurunkan angka kemiskinan dan juga angka stunting, dengan kegiatan yang kita lakukan pada hari ini,” lanjutnya.

Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sri Nuryanti, menyampaikan apresiasi atas upaya Pemkab Garut mengadakan acara ini.

Nuryanti mengatakan, pangan yang memenuhi prinsip B2SA adalah investasi bagi kesehatan dan produktivitas manusia.

Nuryanti mengatakan, apabila pola pangan baik yang berprinsip kepada B2SA akan menjadi investasi bagi manusia, karena memberikan asupan tubuh dengan pangan yang aman dan sehat untuk dikonsumsi, akan membuat hidup aktif dan produktif ke depannya.

Pada kesempatan ini, Sri Nuryanti mengajak semua pihak untuk menerapkan pangan B2SA dengan tiga langkah sederhana: memakan aneka pangan yang beragam dengan porsi cukup, memastikan bahan pangan aman, dan mendukung produk pangan lokal nusantara.

“Karena kalau tidak aman itu bukan pangan,” tutur Sri.

baca juga: PD Aisyiyah Garut Gelar Rapat Koordinasi dan Talkshow Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan

baca juga: Bupati Garut Apresiasi PT. Changshin Reksa Jaya Atas Penghargaan dari Kemenaker RI

Plt. Kepala DKP Kabupaten Garut, Yani Yuliani, menjelaskan tujuan dari Gerakan Pangan B2SA Terpadu ini adalah meningkatkan kualitas konsumsi gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan gizi. Selain itu, gerakan ini juga bertujuan untuk mengembangkan potensi pangan lokal, mempermudah akses terhadap pangan, dan memastikan ketersediaan pangan aman dan berkualitas.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian para pelaku usaha dalam menyediakan pangan yang aman dan berkualitas melalui pelayanan perizinan registrasi PSAT – PDUK serta pengujian pangan aman.

“Sasaran dari kegiatan ini, yaitu balita stunting, masyarakat dengan keterbatasan mengakses pangan B2SA, masyarakat dengan keterbatasan dalam menjangkau pangan,” kata Yani.

Dalam Gerakan Pangan B2SA Terpadu ini, lanjut Yani, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan yaitu gerakan makan B2SA yang dibagikan secara gratis, GPM, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita stunting di wilayah Kecamatan Sukawening, dan pelayanan perizinan registrasi PSAT – PDUK.

Dalam kegiatan ini, DKP Kabupaten Garutjufa menyediakan 250 lunch box B2SA dan 156 PMT. Selain itu, dalam Gelar Pangan Murah (GPM), disiapkan 2 ton beras, 500 liter minyak goreng, 200 kg telur ayam, 100 kg terigu, dan 100 kg gula pasir.

Dengan upaya bersama ini, Pemkab Garut berharap dapat mengatasi krisis pangan dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kelompok rentan gizi.

baca juga: Yudha Puja Turnawan Bersama Kemensos Kunjungi Engkos, Rumahnya Roboh Karena Gempa

baca juga: Ribuan Santri di Cigedug Ikuti Upacara Hari Santri Nasional

Gilang Candra

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903