GARUT – Pemerintah Desa Sukasenang, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, akan merambah usaha kerajinan bambu melalui BUMDes.
Kerajinan bambu ini diyakini akan membuka peluang ke pasar internasional (ekspor).
Hal itu disampaikan Kades Sukasenang, Heriawan usai kegiatan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2023 di Desa Sukasenang, Rabu 7 Desember 2022.
Kenapa yang dipilih usaha kerajinan bambu, karena menurut Heriawan pihaknya pernah melakukan studi banding ke Kabupaten Cianjur.
Di sana ada BUMDes yang juga bergerak di kerajinan bambu dan berhasil. Bahkan di Cianjur itu sudah masuk ke pasar internasional (ekspor).
” Kami juga sempat ikut bimtek atau studi banding ke Cianjur. Bumdes yang telah berjalan di kerajinan tersebut dimana kerajinan ini ada yang ekspor,” ujranya.
Kebetulan di Desa Sukasenang sendiri, untuk bahan baku bambu mudah didapatkan dan memang banyak ditanam warga.
Karena melihat potensi itulah, Heriawan melihat peluang yang sama untuk mengembangkan kerajinan bambu tersebut.
Sekarang ini menurutnya tinggal menyiapkan SDM dan peralatan saja. Kemudian pihaknya juga akan melakukan penambahan modal untuk BUMDes di tahun 2023 mendatang.
Rencananya usaha kerajinan bambu ini akan dimulai tahun 2023 mendatang.
” Kebetulan di daerah kami bahan baku ada, tinggal SDM sama perangkat alatnya, modal tinggal ditambah insyaa Allah nanti ikut lah menyumbang devisa negara,” ujarnya.(gilang)
baca juga:
Desa Godog Kembangkan Budidaya Jamur Tiram dari Dana Desa
BLT Dana Desa Dimaksimalkan Jika Dampak Covid19 Masih Tinggi
Pemdes Sukasenang Akan Merambah Kerajinan Bambu Melalui Bumdes. Diharapkan kerajinan ini bisa tembus pasar ekspor



