28.2 C
Garut
Jumat, April 17, 2026

Buy now

Muhammad Fasya Sudah Bisa BAB dari Anus Buatan, Pasca Operasi di RSHS Bandung

GARUT – Masih ingat dengan Muhammad Fasya,? seorang bocah anak dari keluarga miskin di Kelurahan Suci Kaler, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, yang terlahir tanpa lubang anus.

Sekarang Fasya sudah bisa buang air besar secara normal dari lubang anus buatan, pasca operasi pembuatan lubang anus di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Ina, ibu dari Fasya mengatakan, anaknya itu beberapa kali menjalani operasi sampai kepada pembuatan lubang anus.

” Alhamdulillah sekarang sudah bisa dari lubang anus,” ujar Ina ibu Fasya kepada wartawan.

Diketahuinya kondisi Fasya waktu itu sempat menyita banyak perhatian pejabat di Kabupaten Garut. Fasya banyak ditolong oleh pejabat Garut bahkan Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan juga turun tangan menyambungkan kepada Kemensos RI.

Kemensos RI dan Pemkab Garut pun akhirnya membantu segala kebutuhan Fasya untuk menjalani operasi. Ia juga mendapatkan fasilitas dari Kemensos RI selama menjalani operasi di RSHS.

Ina dan suaminya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses operasi anaknya itu.

Ia juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan banyak pihak, termasuk Kemensos, Anggota DPRD Garut dan Pemkab Garut.

Karena waktu itu Fasya juga mendapatkan bantuan Atensi dari Kemensos RI.

baca juga:

Kemensos Berikan Bantuan Wirausaha Bagi Keluarga Fasya, Bocah Tak Punya Anus di Garut

Kadis Kesehatan Garut Akan Bantu Muhammad Fasya Bocah Tanpa Anus

Kemensos Terjunkan Tim Kunjungi Bocah Tak Punya Anus di Garut

Nunung Komalasari

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903