GARUT – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Benny Bachtiar, sebut generasi muda sekarang ini semakin kurang dalam menggunakan bahasa sunda.
Hal itu disampaikan Benny setelah membuka acara Rakor penanganan bahasa daerah wilayah budaya Sunda Priangan provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan di Hotel Harmoni Kabupaten Garut, Rabu 8 November 2023.
Menanggapi hal tersebut, Benny Bachtiar berkomitmen untuk mendorong dengan Dinas Pendidikan mengembangkan bahasa sunda terutama di pendidikan dasar 9 tahun.
Bahasa Sunda diupayakan akan dihidupkan dan dikembangkan lagi penggunaannya di sekolah dasar.
Selain itu Benny juga mengatakan, benteng utama untuk melestarikan bahasa ini adalah dari lingkungan keluarga.
” Iya itukan menjadi problemnya kita jadi masyarakat ini lebih gengsinya lebih baik kalau menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Padahalkan tidak begitu, bahasa ibu itu menjadi penting kenapa penting karena untuk bahasa-bahasa lain bisa dipelajari di pendidikan formal bahasa Inggris, bahasa Jepang dan lain sebagainya,” ujar Benny.
Sementara untuk bahasa ibu (bahasa sunda) tidak ada pendidikan formalnya, namun berkembang dari keseharian.
” Maka saya sampaikan tadi di awal ketika orang tua saya menyampaikan bahwa tolong anakmu itu diajarkan bahasa Sunda saja di rumah itu jangan pakai bahasa Indonesia atau bahasa asing. kenapa? bahasa Indonesia dan bahasa asing itu akan bisa dengan sendirinya ketika anak itu menginjak kepada pendidikan formal,” ujarnya.
Oleh karena itu Kata Benny, Disparbud Jabar siap memfasilitasi dan coba mendorong dengan Dinas Pendidikan untuk pendidikan dasar 9 tahun ini terutama sekolah dasar diupayakan bahasa Sunda dikembangkan kembali di tingkat sekolah.
baca juga: Warga Garut Diduga Terpapar Cacar Monyet, Wakil Bupati Sebut Masih Belum Pasti
baca juga: Ega Irawan Caleg DPRD Garut Dapil 2, Sosok Politisi Muda dari Partai PAN
“Itulah yang menjadi PR kita, dan kenapa rapat koordinasi ini menjadi penting iya kan. Untuk menyamakan persepsi bagaimana kita mampu menjaga dan melestarikan bahasa ibu ini yang penting bagi kita. Iya kalau itu tidak bisa dilakukan oleh kita hari ini siapa lagi yang akan melakukan itu makanya bahasa Sunda ini terutama di Priangan ini harus betul-betul dilakukan dari mulai akar atau di pedesaan. karena orang-orang Desa itukan lebih bergengsi kalau anaknya diajak bahasa Indonesia padahal tidak begitu,”ujarnya.
“Nah ini juga yang kita coba dorong hari ini sekolah-sekolah dasar terutama di Kabupaten kota tentunya untuk pendidikan dasar 9 tahun ini terutama sekolah dasar diupayakan bahasa Sunda ini kita kembangkan kembali di tingkat sekolah,” pungkasnya Benny. ( Gilang )
baca juga: 27 Nama Jalan Baru di Garut akan Diresmikan pada Hari Pahlawan
baca juga: Kades Panembong Pantau Pengaspalan Jalan di Kampung Nangoh Tonggoh



