GARUT – Kepala Pasirwangi, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Ayi Sutisna, tak mendesak agar semua pihak berkepentingan dan pemangku kebijakan agar segera membangun drainase di sepanjang jalan Pasirwangi.
Kondisinya sudah benar-benar urgent, karena tiap hujan lebat, jalan Pasirwangi selalu dibanjiri air. Air mengalir ke badan jalan, karena tidak ada sistem drainase. Kalaupun ada drainase di sebagian jalan, kondisinya sudah tidak layak.
Karena itulah menurut Ayi, pembangunan drainase jalan Pasirwangi ini selalu dimasukan dalam prioritas musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) untuk diajukan ke tingkat kecamatan dan kabupaten bahkan provinsi sekalipun.
Pada hari Rabu kemarin, pihaknya pun baru saja melaksanakan musrenbang. Lagi-lagi drainase dimasukan untuk terus mendorong ke Pemerintah.
“Saya harapkan ini ada perbaikan bahu jalan yang mana kan bahu jalan ini parit, atau selokan itu tidak ada sampai sekarang,” katanya saat ditemui usai musrenbang kemarin.
baca juga: Rahmayadi : Hadapi Tahun 2023 Kita Harus Tingkatkan Kerjasama
Ayi berharap seluruh pemangku kebijakan, dan pihak yang berkepentingan untuk peduli terhadap drainase jalan pasirwangi ini.
Terlebih lagi Pasirwangi terdapat objek vital nasional. Apa tidak miris jika objek vital nasional tidak ditunjang dengan akses jalan yang baik. Karena itu akan berpengaruh terhadap mobilitas kendaraan ke objek vital nasional.
” Karena kalau hujan itu banjir ke tengah jalan semua. Sementara di sana kan tempat vital nasional, tapi seolah-olah tidak diperhatikan,” kata Ayi.
” Padahal kalau merasa memiliki objek vital nasional, seharusnya semua elemen dari provinsi, kabupate, perusahaan sendiri memperhatikan,” tambah Ayi.(gilang)



