GARUT — Suasana khidmat bercampur semangat nasionalisme menyelimuti Alun-Alun Garut pada pagi peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara tahunan yang selalu menjadi momen refleksi sejarah bangsa ini berlangsung meriah, tertib, dan penuh makna, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pejabat pemerintah, tokoh agama, pelajar, hingga tamu undangan dari beragam kalangan.
Di antara tamu undangan yang hadir, tampak sosok Biebie Bagja, seorang pemerhati kebijakan publik yang dikenal konsisten menyuarakan aspirasi rakyat serta memberikan kritik konstruktif terhadap jalannya pemerintahan. Kehadirannya bukan dalam kapasitas resmi, melainkan sebagai undangan biasa, mencerminkan kesederhanaannya sekaligus wujud kepeduliannya terhadap nilai-nilai kebangsaan dan pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Biebie menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Bupati Garut, Dr. H. Syakur Amin, yang baru lima bulan menjabat namun dinilai telah menunjukkan komitmen kuat untuk membangun Garut. Untuk pertama kalinya, Bupati Syakur memimpin langsung jalannya upacara HUT RI di Alun-Alun Garut—sebuah langkah yang dianggap sebagai simbol kepemimpinan yang merakyat dan dekat dengan warga.
“Ini adalah momentum yang sangat penting, bukan hanya untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga sebagai titik awal komitmen bersama dalam membangun Garut yang lebih baik,” ujar Biebie usai mengikuti upacara. “Saya melihat adanya semangat baru yang ditunjukkan oleh Bupati Syakur. Meski masa jabatannya masih singkat, beliau sudah memperlihatkan tekad kuat untuk merangkul semua lapisan masyarakat dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.”
Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung penuh khidmat. Paskibraka Kabupaten Garut tampil memukau saat mengibarkan Sang Saka Merah Putih, sementara lantunan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya menggema di seluruh penjuru alun-alun, membangkitkan rasa haru sekaligus bangga akan tanah air.
Dalam pidato singkatnya, Bupati Syakur mengajak seluruh masyarakat Garut untuk menjaga semangat kemerdekaan dengan memperkuat persatuan dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan, masa depan Garut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menuntut keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Bukan hanya pemerintah yang bertanggung jawab atas masa depan Garut, tetapi seluruh masyarakat harus terlibat. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya dan pengabdian nyata,” tegas Bupati Syakur.
Menanggapi hal itu, Biebie Bagja yang dikenal independen dalam menyuarakan isu publik mengaku optimis terhadap arah kepemimpinan Garut ke depan. Menurutnya, kehadiran pemimpin visioner dan merakyat seperti Dr. Syakur menjadi harapan baru di tengah tantangan sosial dan ekonomi pasca pandemi.
“Garut memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam, budaya, maupun SDM. Yang kita butuhkan adalah keberanian untuk melakukan reformasi kebijakan yang pro-rakyat. Dan saya percaya, Bupati Syakur memiliki kapasitas itu,” ungkapnya.
Rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Garut ditutup dengan atraksi budaya khas daerah, pertunjukan marching band pelajar SMA, serta pemberian penghargaan kepada tokoh masyarakat yang berjasa dalam pembangunan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti seluruh rangkaian acara, memperkuat makna kemerdekaan sebagai ruang persatuan dan gotong royong.
Peringatan kali ini membuktikan bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Kehadiran tokoh seperti Biebie Bagja semakin menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat tetap menjadi kunci dalam menjaga semangat demokrasi dan mewujudkan keadilan sosial.***



