GARUT – Dari pantauan awak media, beberapa desa pada hari ini Senin 28 November, menyalurkan tiga jenis bansos sekaligus.
Diantara tiga jenis bansos itu antara lain, BLT BBM, BPNT dan PKH. Namun tidak semua KPM menerima tiga jenis bansos tersebut, sehingga nominal yang diterima variatif.
Kades Sukasenang, Kecamatan Bayongbong, Heriawan menerangkan, di desanya terdapat 557 penerima yang disalurkan pada hari ini.
Jumlahnya memang cukup banyak jika dibandingkan desa lain di Garut. Namun tetap saja Kades merasa dilema.
Hal itu kata Heriawan, lantaran masih banyak keluarga miskin yang tidak menerima bansos tersebut.
Apalagi sekarang ini nominal yang diterima, ada yang cukup besar, sehingga menimbulkan kecemburuan sosial pada warga yang tidak menerima.
” Apalagi sekarang gede uangnya, tiga program disekaliguskan,” ujarnya.
Karena itu, Heriawan sempat meminta solusi kepada kantor pos, bagaimana jika pembagian bansos tersebut dilaksanakan di kantor pos saja.
Hal itu kata Heriawan, untuk menghindari kecemburuan sosial, dan menghindari anggapan bahwa desa pilih kasih.
” Dari 1.400 KK yang menerima cuma 557 KK, jadi masih banyak yang tidak menerima,” tegas Heriawan.
Dihubungi terpisah, Ajat Kasi Kesra Desa Sirnagalih, Kecamatan Cisurupan menyebut, di desanya terdapat kurang lebih 491 KPM.
Biasanya kata Ajat, penyaluran tiga bansos ini bisa tuntas sekaligus dalam satu hari. Jika memang ada yang menyusul maka bisa mendatangi kantor pos.
Sementara itu, Bayu Aji Permana, Sekdes Simpangsari, Kecamatan Cisurupan menyebut, di desanya terdapat 345 KPM yang menerima bansos.
” Dengan total KPM 345 orang tapi bervariasi antara 900 ribu paling kecil dan paling besar 2 jtua seratus,” ujarnya.
Di sisi lain kata Bayu, masih ada KPM BPNT yang saldonya tidak bisa dicairkan. Hal itu tampaknya terjadi kendala ketika migrasi bank penyalur dari BNI ke Mandiri.
Kemungkinan banyak data yang tidak tervalidasi sehingga sebagian ada yang tidak bisa mencairkan saldonya. (gilang)
BACA JUGA: Baguna DPC PDI Perjuangan Garut Salurkan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur
BACA JUGA: Bupati Garut Berharap Mentan RI bisa Jadikan Garut sebagai Pusat Pembibitan Benih Kopi Bersertifikat
BACA JUGA: Dinding Rumah Warga Bayongbong Roboh Ditimpa Tanah Longsor
BACA JUGA: Yudha Legislator PDI Perjuangan Sebut Banyak Terjadi Pencemaran Bakteri e Coli di Garut
BACA JUGA: Jujun Juhana Mantan Camat Garut Dapat Strategi Pemenangan Pemilu Legislatif 2024



