GARUT – Ketua Paguyuban Pasundan Cabang Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin menyebut bahwa keberadaan paguyuban Pasundan selama ini fokus untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat sunda dan menjaga kebudayaan Sunda.
Paguyuban Pasundan ingin agar orang sunda menjadi cerdas dan naik harkat juga martabatnya.
Karena itulah kemudian, paguyuban Pasundan selama ini dalam menjalankan visinya fokus di bidang pendidikan dan kebudayaan.
“ Tujuan paguyuban Pasundan minterken, nyerdasken urang Sunda, supaya naik harkat dan martabatnya,” ujar Abdusy Syakur dalam keterangannya kepada media.
“ Makana paguyuban Pasundan fokus dina bidang pendidikan. Dina bidang budaya oge diperhatosken,” tambahnya.
Sebagai buktinya kata Syakur, selama ini paguyuban Pasundan mempunyai 2 yayasan yang mengelola pendidikan. Antara lain yayasan pendidikan dasar menengah (YPDM) Pasundan yang mengelola kurang lebih 118 sekolah di Jawa Barat. Kemudian ada pula yayan pendidikan tinggi Pasundan yang mengelola pendidikan tinggi.
Di Kabupaten Garut sendiri, Paguyuban Pasundan belum lama ini mendapatkanpenghargaan dari Pemerintah Kabupaten Garut sebagai organisasi yang berhasil memberikan kontribusi di bidang pendidikan.
Hal ini kata Syakur, tentunya menjadi momentum untuk kembali memberikan dorongan kepada insan di paguyuban untuk semangat dalam memberikan kontribusi lebih baik lagi.
Maka dari itu beberapa waktu lalu pihaknya mengadakan silaturahmi di Pendopo Garut dan mengundang beberapa stakeholder. Selain silaturahmi, ajang ini juga dijadikan konsolidasi dengan berbagai stakeholder yang ada.
Pihaknya juga berharap ke depan, Paguyuban Pasundan bisa mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten. Kaitannya dengan bantuan sarapa prasarana terhadap sekolah-sekolah yang selama ini dikelola oleh paguyuban Pasundan.
Di samping itu, kaitan dengan kebudayaan Sunda, Syakur menyebut bahwa paguyuban Pasundan juga ingin agar budaya Sunda ini tetap dijaga. Karena itulah pihaknya dalam berbagai kegiatan selalu menampilkan kebudayaan Sunda. (bieby bagja)
baca juga:
Pemkab Garut Diminta Berikan Dukungan Konkret Pada Sekolah di Bawah Paguyuban Pasundan
Bermodal Awal 2 Juta, Omset Jualan Kue Raja Balok Q’Anom Mencapai 300 Juta Per Bulan



