27.2 C
Garut
Minggu, November 1, 2026

Buy now

Rumah Rusak Berat Tertimpa Pohon Nira, Yudha Puja Turnawan Sambangi Lansia di Singajaya

GARUT – Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, mengunjungi kediaman pasangan lanjut usia (lansia), Abah Enjam dan Emak Jumaya, di Kampung Pasirwaja RT 02 RW 08, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Minggu (1/11/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat setelah tertimpa pohon nira yang tumbang akibat hujan deras.

Yudha menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Akibat kejadian itu, Abah Enjam dan Emak Jumaya terpaksa meninggalkan rumah dan sementara waktu tinggal di kediaman adiknya.

” Di hari jumat 30 oktober 2026 sekitar pukul 18.00 WIB rumah abah Ennjam tertimpa pohon nira yang rubuh akibat hujan deras, ini membuat rumah abah Enjam mengalami kerusakan berat. Untuk sementara abah Enjam dan emak ajumaya ikut tinggal di rumah adiknya. Sepasang lansia ini tifsk memiliki anak, karena anaknya sudah lebih dulu menghadap Sang Khalik,” ujar Yudha.

Dalam kunjungan tersebut, Yudha didampingi Kepala Desa Sukawangi Dudu Rahman dan anggota BPD Sukawangi, Maman Rusman. Ia menyerahkan bantuan berupa sembako dan santunan uang tunai untuk membantu meringankan beban pasangan lansia tersebut.

“Hari minggu 1 november 2026 bersama pak Dudu Rahman kepala desa Sukawangi dan pak Maman rusman BPD Sukawangi, kita menengok abah Enjam dan emak Jumaya. Saya memberikan tali asih sembako dan santunan uang untuk meringankan beban abah enjam dan emak jumaya,” ujar Yudha.

Yudha mengatakan, Kabupaten Garut memiliki tingkat curah hujan yang cukup tinggi, terutama di kawasan pegunungan. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.

“Di dataran rendah Garut rata-rata curah hujan sekitar 2.589 mm per tahun, di wilayah pegunungan sekitar lereng curah hujan lebih tinggi, mencapai 3.500–4.000 mm per tahun,” ujar Yudha.

Menurutnya, tingginya curah hujan tersebut membuat bencana hidrometeorologi kerap terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Garut. Salah satunya bencana yang menimpa Abah Enjam dan Emak Jumaya di Kecamatan Singajaya.

“Hal tersebut membuat bencana hidrometeorologi serinf terjadi di garut, salah satunya menimpa abah enjam dan emak jumaya warga kampung pasirwaja RT 02 RW 08 desa sukawangi kecamatan singajaya,” ujar Yudha.

Selain memberikan bantuan langsung, Yudha juga berharap Pemerintah Kabupaten Garut segera mengambil langkah penanganan agar rumah pasangan lansia tersebut dapat diperbaiki. Ia meminta pemerintah daerah mempertimbangkan penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD Tahun Anggaran 2026.

“Harapan saya Pemkab Garut segera menetapka. Status tanggap darurat bencana hidrometeorologi agar BTT APBD tahun anggaran 2026 yang masih tersisa 3,5 milyar bisa diminta untuk perbaikan rumah abah enjam dan emak jumaya,” ujar Yudha.(Feri)

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Bircunewshttp://bircunews.com
Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903