28.2 C
Garut
Sabtu, Mei 9, 2026

Buy now

Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan di Garut, Bupati Terima Kunjungan Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jabar

GARUT – Bupati Garut, Rudy Gunawan, menerima kunjungan dari Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat, Romie Erfianto, beserta timnya pada Rabu (30/8/2023).

Rudy Gunawan menerima kunjungan tersebut di Rumah Makan Pujasega Bale Tingtrim, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Rudy Gunawan memberikan sambutan hangat terhadap program kerja BPJS Ketenagakerjaan yang dirancang untuk memberikan solusi bagi pekerja rentan.

Rudy mengakui bahwa program ini sejalan dengan upaya pihaknya mengatasi masalah kemiskinan ekstrem di Garut.

“Jadi negara hadir memberikan perlindungan dengan membayarkan premi untuk mereka nanti (jika) sakit, meninggal dunia, ahli waris mendapatkan premi daripada BPJS,” ucap Bupati Garut.

Rudy mengatakan, rencananya pemerintah akan melakukan pembahasan lebih lanjut soal pembayaran premi, khususnya untuk 58 ribu pekerja rentan di Kabupaten Garut. Data dari Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) akan menjadi dasar untuk pengambilan keputusan terkait hal ini.

“Kita akan optimalkan lah, di sini ada berapa ratus juta pemerintah akan mengcover berapa, karena tidak besar hanya 1 miliar hanya satu tahun, ini juga kami mengajak entitas desa tapi kita sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat, Romie Erfianto, menjelaskan program perlindungan yang ditawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja formal dan informal.

Menurutnya program kerja sama dengan Pemkab Garut ini sangat penting untuk memberikan perlindungan kepada pekerja rentan.

“Karena isu yang sama, isu yang strategis soal stunting, soal kemiskinan ekstrem terutama, kita memberikan bantuan iuran khususnya bagi pekerja yang ada pada kelompok desil kesejahteraannya yang paling bawah, yang paling miskin, yang gak mampu yang rentan terhadap kemiskinan,” ucap Romie.

Menurut Romie, program ini tidak hanya melindungi dari risiko kecelakaan kerja, tetapi juga memberikan manfaat medis tanpa batas di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini juga memberikan santunan kematian kepada keluarga yang ditinggalkan oleh pekerja yang mengalami resiko kematian

“Pertama, memang bantuan kematian santunan kematian. Tapi yang paling penting adalah anak yang ditinggalkan masih dapat meneruskan hingga ke bangku kuliah. Jadi sampai perguruan tinggi, nah itu maksimum 2 orang anak nilainya 174 juta,” ungkapnya.

Ia juga menerangkan, bahwa dalam kunjungan ini pihaknya memberikan gambaran mengenai kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Garut, di mana saat ini jumlah masyarakat yang sudah terlindungi adalah sekitar 300 ribu pekerja dari total populasi 1,2 juta pekerja.

“Sehingga bagaimana kita menyampaikan kepada Pak bupati bagaimana ini bisa memberikan kontribusi atau mengalokasikan anggarannya untuk pekerja-pekerja yang gak mampu, terutama ada yang ada bekerja di kelompok desa,” katanya.

Ia mengatakan bahwa program ini dapat membantu pemerintah daerah khususnya di Kabupaten Garut untuk mengentaskan kemiskinan. Selain itu, imbuhnya, program ini juga menjadi akses agar seorang anak yang ditinggalkan oleh pekerja rentan di Kabupaten Garut tidak akan putus sekolah.

“Khususnya anak anak didik yang ada di Kabupaten Garut tidak jatuh miskin atau tidak mendapatkan akses sekolah ini kita membantu, memfasilitasi dalam hal ini untuk program, khususnya untuk anak anak yang putus sekolah di Kabupaten Garut menyasar pada kelompok pekerja rentan,” lanjutnya.

Ia berharap, pemerintah daerah dapat memberikan alokasi anggaran untuk pekerja rentan yang ada di Kabupaten Garut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Secara prinsip pak bupati menyambut baik dan tinggal nanti tentunya perlu melihat regulasi juga kami sudah sampaikan juga baik itu peraturan Menteri Dalam Negeri, dan juga beberapa regulasi lainnya mendukung,” tandasnya.

baca juga: Sosok Wida Widiayani Menjadi Sorotan dalam Memerangi Stunting di Garut

baca juga: Peduli Thalasemia, Memo Hermawan Gelar Donor Darah di Kecamatan Leuwigoong Garut

baca juga: DPC PDI Perjuangan Garut Gelar Rakercab, Tekankan Caleg Fokus Kerja Kerakyatan

Gilang Candra

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903