27.4 C
Garut
Selasa, Juni 9, 2026

Buy now

Pemkab Garut Rencanakan Lakukan Perbaikan Kelas Sekolah Rusak Besar-besaran di 2023

GARUT – Kejadian ambruknya kelas sekolah dasar di Kecamatan malangbong, Kabupaten Garut, menimbulkan korban luka. Empat orang siswa SD dilaporkan mengalami luka akibat ditimpa atap yang runtuh.

Hal itu yang mendorong Pemerintah Kabupaten Garut akan melakukan perbaikan secara besar-besaran terhadap kelas rusak di tahun 2023 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ade Manadin menerangkan, pihaknya sudah melakukan verifikasi ke lapangan dan menemukan setidaknya terdapat 500 kelas rusak berat di Kabupaten Garut.

500 kelas rusak ini rencananya akan menjadi prioritas pembangunan di tahun 2023 mendatang.

Pemerintah Kabupaten Garut akan mengalokasikan anggaran dari APBD Garut untuk perbaikan 600 kelas rusak tersebut.

Dari verifikasi di lapangan, 500 kelas rusak itu dari mulai jenjang TK PAUD, SD dan SMP.

“ Itu yang insyaa Allah akan dibangun di 2023 sebagaimana janji pak Bupati, pak wakil dan pak Sekda,” ujarnya ketika diwawancara di Dinas Pendidikan Garut Senin 17 Oktober 2022.

Namun demikian, Ade Manadin menyebut jika melihat data dari korwil pendidikan, terdapat setidaknya 1.100 kelas rusak jika ditambah dengan rusak ringan.

Namun yang akan diprioritaskan adalah yang rusak berat dulu, yaitu kelas roboh dan nya nyaris roboh.

“ Kami akan memprioritaskan yang membahayakan dan sudah roboh,” ujarnya.

Mengenai apa saja yang dibangun nanti, Ade Manadin menjelaskan, itu tergantung dari kondisi kerusakan kelas. Jika yang rusak atapnya, maka atapnya yang akan dibangun. Tapi jika yang rusaknya adalah dindingnya, maka harus dirobohkan dan akan dibangun dari nol.

“ Sebagaimana arahan pimpinan bahwa kalau membahayakan dari dinding kita robohkan dibangun dari nol,” ujarnya.

“ Nanti ada tim PUPR, Perkim ke lapangan, mengoptimasi anggaran berapa di sekolah A dan B dan seterusnya,” tambah Ade Manadin.

Termasuk juga jika ternyata kerusakan itu diakibatkan karena tanah labil, maka opsinya adalah relokasi ke titik aman. Jika kondisi tanahnya labi, tidak boleh lagi di lokasi tersebut dibangun ruang kelas.

“ Pak bupati pun sudah menginstruksikan kami permasalahan tanah harus diinventarisir ke depan seperti apa, tanah itu milik siapa, harus diinventarsir. Termasuk tanah yang labil juga agar kita tidak salah bangun,” katanya.

Sementara itu untuk anggaran DAK (dana alokasi khusus) dari bantuan Pemerintah Pusat, tahun 2023 juga mengalami kenaikan yang luar biasa.

Ade Manadin mengatakan, kenaikan itu terutama untuk PAUD. Begitu juga untuk SD dan SMP juga mengalami kenaikan luar biasa walaupun tidak sebesar PAUD.

Namun demikian, untuk DAK ini tidak ada alokasi untuk perbaikan ruang kelas rusak. DAK hanya diperuntukan untuk pengadaan toilet, ruang guru, ruang perpustakaan dan laboratorium, beserta peralatannya. (gilang)

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Bircunewshttp://bircunews.com
Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903