30.8 C
Garut
Minggu, Agustus 9, 2026

Buy now

Erianah dan Rumah Reyotnya Kisah Haru yang Berujung Kabar Baik dari Yudha Puja Turnawan

GARUT – Di balik dinding rumah yang lapuk dan kondisi tempat tinggal yang jauh dari kata layak, seorang janda lanjut usia, Ibu Erianah, menjalani hari-harinya dalam keterbatasan.

Rumah sederhana yang ditempatinya di Kampung Cibingbin RT 02 RW 04, Desa Cirapuhan, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, menjadi saksi bagaimana seorang perempuan lanjut usia bertahan menghadapi kehidupan dengan segala keterbatasannya.

Kondisi tersebut kemudian mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan. Pada Minggu, 9 Agustus 2026, Yudha datang langsung melihat kondisi Ibu Erianah sekaligus memastikan kebutuhan dasar dan harapan akan tempat tinggal yang lebih layak.

Kedatangannya tidak dengan tangan kosong. Yudha memberikan bantuan sembako dan santunan uang tunai yang bersumber dari dana pribadinya.

Bagi Ibu Erianah, bantuan tersebut mungkin tidak serta-merta mengubah kehidupannya. Namun, perhatian dan kepedulian yang datang langsung ke rumahnya menjadi pesan penting bahwa dirinya tidak sendirian menghadapi kesulitan.

Yudha mengatakan, dirinya memperoleh informasi mengenai kondisi Ibu Erianah dari Iim Heryanto, Wakil Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Selaawi. Dari laporan tersebut diketahui bahwa Ibu Erianah merupakan seorang janda lanjut usia yang tinggal di rumah tidak layak huni.

“Beliau juga belum mendapatkan bantuan PKH dan bantuan sembako secara reguler. Dalam DTSEN, Ibu Erianah dikategorikan pada desil 4,” ujar Yudha.

Berangkat dari informasi tersebut, Yudha kemudian turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan.

Dalam kunjungan itu, Yudha didampingi Kepala Desa Cirapuhan Ahmad Kosasih, Pendamping Sosial Desa Cirapuhan Rini Karlina, serta jajaran PAC PDI Perjuangan Kecamatan Selaawi.

Kunjungan tersebut bukan sekadar menyerahkan bantuan. Yudha juga ingin memastikan bahwa kondisi Ibu Erianah mendapatkan perhatian dari pemerintah, terutama menyangkut kebutuhan tempat tinggal yang layak.

Ada kabar yang jauh lebih besar dari sekadar bantuan sembako.

Berdasarkan keterangan Kepala Desa Cirapuhan, pemerintah desa telah mengusulkan rumah Ibu Erianah untuk mendapatkan program bedah rumah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Yudha pun tidak berhenti pada informasi tersebut. Ia melakukan konfirmasi kepada Gagan Subhan Nuralam selaku Koordinator Kabupaten Garut untuk program bedah rumah Kementerian PKP.

Hasilnya membawa secercah harapan.

Gagan membenarkan bahwa Ibu Erianah akan menjadi salah satu penerima manfaat program bedah rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Kabar itu menjadi titik terang bagi perempuan lanjut usia tersebut. Rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh dalam kondisi tidak layak, diharapkan segera berubah menjadi hunian yang lebih aman, sehat, dan manusiawi.

Bagi Yudha, program bedah rumah tersebut bukan hanya soal memperbaiki bangunan. Lebih dari itu, program tersebut menyangkut martabat dan kualitas hidup masyarakat yang selama ini berada dalam keterbatasan.

“Selaku wakil rakyat, saya sangat berterima kasih. Program dari Kementerian PKP ini sangat tepat sasaran, khususnya untuk Ibu Erianah,” kata Yudha.

Kisah Ibu Erianah memperlihatkan bahwa persoalan kemiskinan dan rumah tidak layak huni tidak cukup diselesaikan hanya dengan melihat data. Di balik angka dan kategori desil, ada manusia yang menjalani kehidupan dengan kebutuhan, harapan, dan perjuangan yang nyata.

Karena itu, kehadiran pemerintah, wakil rakyat, pendamping sosial, pemerintah desa, serta masyarakat menjadi penting untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Bantuan sembako dan santunan yang diberikan Yudha mungkin menjadi langkah kecil. Namun, jika diikuti dengan hadirnya program bedah rumah, langkah kecil itu dapat berubah menjadi awal dari perubahan besar bagi kehidupan Ibu Erianah.

Di rumah yang selama ini menyimpan banyak keterbatasan itu, kini tumbuh sebuah harapan: bahwa suatu hari nanti Ibu Erianah tidak lagi sekadar memiliki tempat untuk berteduh, tetapi memiliki rumah yang benar-benar layak disebut rumah.

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Bircunewshttp://bircunews.com
Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903