27.9 C
Garut
Sabtu, April 18, 2026

Buy now

TPPS Kabupaten Garut Rencanakan Rembuk Stunting, Banyak SKPD Terlibat

GARUT Bupati Garut, Rudy Gunawan memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Villa Lawang Angin, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Rabu (7/6/2023).

Rakor ini adalah untuk membahas pra rembuk stunting di tingkat Kabupaten Garut yang direncanakan bulan depan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut, Yayan Waryana, dalam rakor ini menghadirkan beberapa entitas SKPD terkait yang terlibat dalam percepatan penurunan stunting.

“Karena untuk rembuk stuntingnya insya Allah ke depan (atau) bulan-bulan depan lah kika akan melakukan rembug stunting di Pendopo,” ucap Yayan usai acara.

Yayan mengatakan, dalam rembuk nanti pihaknya tak hanya akan mengundang SKPD tingkat kabupaten saja, tapi juga akan melibatkan para camat. Dengan begitu diharapkan mereka mengetahui, paham dan bisa berperan langsung dalam percepatan penurunan stunting.

Setiap SKPD kata Yayan harus berperan di ranahnya masing-masing. Salah satunya yaitu Dinas Kesehatan yang berada di ranah spesifik, di mana, kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan ini tidak boleh dilakukan oleh dinas-dinas lain, seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pemberian pil tambah darah, pemeriksaan ibu hamil, dan kegiatan lainnya.

“Tetapi untuk yang sensitif Pak Bupati mengatakan bahwa itu harus didukung entitas yang terkait,” tegasnya.

Yayan memberikan contoh, dari sisi sanitasi air bersih menjadi garapan Perkim, kemudian rumah tidak layak huni, termasuk di Dinas PPKBPPA dalam pelayanan KB, pendidikan bagi keluarga yang memiliki anak calon pengantin (catin).

“Semua harus dipersiapkan pendukung-pendukung dari itu semua,” imbuhnya.

Dengan rembuk stunting nanti kata Yayan, semua entitas SKPD membuat sebuah kesepakatan yang ditandatangani langsung oleh Bupati Garut, di mana semua SKPD terkait khususnya mengenai kebijakan target angka stunting di Kabupaten Garut harus di bawah 13% di tahun 2024.

“Semua sepakat dan mengarah mengerucut ke sana, sepakat semua bahwa Kabupaten Garut harus di bawah rata-rata nasional yang 14%, semua akan menuju ke arah sana,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Garut Rudy Gunawan juga mengingatkan kepada SKPD untuk menggunakan anggaran dengan baik.

“Jadi saya harap yang ini (stunting) ya, ini diintervensi lebih, kalau ada BTT kita geserkan di BTT, tapi yang penting ada bentuk pengobatan,” tegas Bupati Garut.

baca juga: Disparbud Kabupaten Garut Latih 40 Pengelola Desa Wisata dan Homestay

baca juga: Cara Menyambungkan HP ke TV, Nonton Jadi Lebih Seru

Gilang Candra

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903