GARUT – Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD) Pertanian Wilayah IX Kecamatan Bayongbong, Cigedug, dan Cilawu Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Tedi Gumilar mengatakan, Kecamatan Bayongbong adalah produsen bawang merah yang besar di Kabupaten Garut.
Selain bawang merah, Bayongbong juga dikenal sebagai produsen padi sawah.
Untuk bawang merah sendiri mempunyai luasan tanam sekitar 300 hektar di Bayongbong.
Hal itu disampaikan Tedi saat diwawancara wartawan di acara Hari Krida Pertanian ( TKP) ke- 51 di Halaman Pendopo Kecamatan Garut Kota Kamis 3 Agustus 2023.
Tedi Gumilar menjelaskan BPP Kecamatan Bayongbong dalam Hari Krida Pertanian ke-51 menampilkan Produk unggulanya diantaranya Padi, Bawang Merah, Akar wangi, manisan tomat, ada juga dari perternakan kasuga ( karamel susu Garut), produk kerupuk, dan susu Pasteriosasi.
” Produk Ungulan Kecamatan Bayongbong itu padi sawah kita memiliki 1500 Hektar kemudian dari Hortikultura ada Bawang merah dengan potensi kurang lebih 300 Hektar dan produktivitas perhektarnya mencapai 9-12 ton dan kita membawa hari ini Padi, Bawang Merah, Akar wangi, manisan tomat, ada juga dari perternakan kasuga ( karamel susu Garut), produk kerupuk, dan susu Pasteriosasi, ” Ujarnya.
BACA JUGA: Desa Mekarsari Cikajang Akan Ditetapkan Sebagai Desa Cabe Nasional
” Harapan kedepan kita ingin petani kedepan semakin maju dan semakin sejahtera, Alhamdulillah untuk tingkat Jawa Barat kita menjadi produsen terbesar untuk Bawang merah kita ada beberapa Desa yang menjadi sentra Bawang Merah di Kecamatan Bayongbong diantaranya Desa Sirnagalih, Desa Hegarmanah, Desa Sukarame, Desa Sukamanah, Desa Panembong, Desa Karyajaya, Desa Cinisti Juga ada kurang lebih 8 Desa dari 18 Desa yang ada, ” Pungkas Tedi. ( Gilang)



