BIRCUNEWS – Gula menjadi bahan makanan yang sekarang ini sulit sekali dipisahkan dari kehidupan. Pasalnya hampir setiap makanan dan minuman mengandung gula.
Namun tahukah anda bahwa gula rupanya sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama gula pasir.
Dari hasil studi ditemukan fakta bahwa gula bisa menyebabkan meningkatnya risiko penyakit jantung hingga dua kali lipat.
Hal itu dikemukakan oleh Kementerian Kesehatan RI sebagaimana kami kutip dari situs p2ptm.kemkes.go.id/.
Dari studi tersebut disebutkan bahwa mengonsumsi gula lebih dari seperlima kalori harian bisa meningkatkan dua kali lipat penyakit jantung.
Studi tersebut dimuat dalam jurnal JAMA Internal Medicine. Studi itu terfokus pada gula yang ditambahkan ke dalam makanan dan bukan kandungan gula alami seperti pada buah-buahan dan sayuran.
Dalam penelitian itu disebutkan bahwa minuman bersoda, minuman energi dan minuman manis lainnya merupakan sumber gula terbesar.
Dalam satu kaleng soda mengandung sekitar 7 persen gula dari keseluruhan 2000 kalori.
baca juga: dokter Zaidul Akbar Sarankan Ganti Gula Pasir dengan Gula Alami
Bahkan dalam studi lain juga disebutkan bahwa gula mempunyai hubungan dengan obesitas, diabetes, penyakit jantung dan lebih banyak lagi.
” Tulisan ini sebenarnya mempelajari kematian karena penyakit jantung,” ujar fropesor nutrisi Rachel Johnson di Universitas Vermont.
Dalam studi lain juga disebutkan bahwa warga Amerika rata-rata mengonsumsi sekitar 15 persen gula dalam kalori mereka. Hal itu disampaikan penulis Quanhe Yang, seorang pakar epidemiologi pad Balai Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika.
“Dibandingkan dengan orang yang konsumsinya terendah, ada peningkatan sebesar 30 persen pada risiko kematian karena penyakit jantung,” ujarnya.
” Minum satu kaleng soda setiap hari dapat meningkatkan risikonya secara eksponensial, tambahnya.
“Jika Anda minum satu kaleng minuman bergula, Anda dapat masuk dalam kategori berisiko tinggi, dan melipatgandakan risiko kematian karena kardiovaskular,” ujarnya.
baca juga: Ternyata Gula Pasir Berbahaya Bagi Tubuh, Simak Ini
baca juga: dokter Cahyono: Radikal Bebas Biang dari Penyakit, Obatnya Antioksidan



