KOTA BATU – Persigar Garut memulai kiprahnya di Babak 32 Besar Grup W Liga 4 Piala Presiden dengan hasil positif. Tim berjuluk Laskar Domba itu berhasil mencuri satu poin setelah menahan imbang tuan rumah Persikoba Kota Batu dalam pertandingan yang berlangsung pada Rabu (10/6/2026).
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Persigar dalam persaingan memperebutkan tiket menuju Babak 16 Besar.’ Pasalnya, Persikoba Kota Batu merupakan salah satu tim unggulan di Grup W setelah tampil sebagai juara grup dan belum terkalahkan pada fase sebelumnya.
Ketua Umum Persigar, H. Rudy Gunawan, menyambut baik hasil yang diraih anak asuhnya. Ia menilai target minimal meraih satu poin pada laga yang dianggap paling berat di fase grup berhasil dicapai.
“Alhamdulillah target satu poin melawan tuan rumah Kota Batu tercapai. Ini adalah salah satu pintu untuk kita ke 16 besar. Sebab yang paling berat, Persigar itu melawan tuan rumah kota batu ini. Selain daripada tuan rumah dia pun juara grup yang tidak terkalahkan pada saat 64 besar,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Menurut Rudy, para pemain mampu menjalankan instruksi pelatih dengan baik sepanjang pertandingan. Ia bahkan menyebut Persigar lebih dominan dalam penguasaan bola dibandingkan tim tuan rumah.
“Nah tentu dengan satu poin ini dan tadi anak-anak bermain baik, sesuai instruksi daripada pelatih dan bola sebenarnya dikuasai oleh Persigar 65% 35%,” ujarnya.
Dengan raihan satu poin pada laga pembuka, Persigar kini mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya melawan Persemay Maybrat dari Papua. Laga tersebut dinilai krusial karena kemenangan akan membuka peluang lebih besar bagi tim asal Garut untuk melangkah ke babak selanjutnya.
Rudy menegaskan target tim pada pertandingan kedua adalah meraih kemenangan penuh. Sementara pada laga terakhir fase grup melawan Persepam Pamekasan, Persigar menargetkan setidaknya membawa pulang satu poin.
“Nah selanjutnya pada pertandingan kedua insya Allah hari Jumat kita akan berhadapan dengan Papua, kita targetnya tiga poin. Dan terakhir kita targetnya satu poin,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan Persigar, mulai dari jajaran pelatih, pemain, hingga Pemerintah Kabupaten Garut.
“Selaku ketua umum Persigar, saya bersama tim pelatih, didukung oleh bupati Garut yang perhatiannya cukup besar, pak Syakur terima kasih, pak Kadispora terima kasih. Dan juga para pemain yang militansinya luar biasa. Sekali lagi mohon doa dan dukungan dari masyarakat Garut, semoga Persigar masuk ke tiga besar. Kita berikhtiar, Allah yang menentukan. Terima kasih,” tutup Rudy.
Dengan tambahan satu poin dari pertandingan perdana, peluang Persigar untuk bersaing memperebutkan tiket ke Babak 16 Besar masih terbuka. Pertandingan melawan Persemay Maybrat diperkirakan menjadi salah satu laga penentu bagi langkah Persigar di Grup W Liga 4 Piala Presiden.(feri)



