26.7 C
Garut
Selasa, Juni 9, 2026

Buy now

Semangat Tanpa Batas dalam Keterbatasan, Irma dan Jejak Pemberdayaan Disabilitas Melalui PNM Mekar

BANDUNG – Keterbatasan fisik kerap dipandang sebagai garis akhir bagi banyak orang. Namun tidak bagi Irma. Di sebuah sudut sederhana di Gunungleutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, perempuan penyandang disabilitas ini justru menulis kisah yang berbeda—kisah tentang keberanian, kemandirian, dan harapan yang tak pernah padam.

Bagi Irma, keterbatasan bukan alasan untuk berhenti, melainkan titik awal untuk melangkah lebih jauh. Ia memilih untuk bangkit, bergerak, dan membuktikan bahwa dirinya mampu berdiri sejajar bahkan memberi arti bagi orang lain.

Melalui program PNM Mekaar, sebuah ruang terbuka tanpa diskriminasi hadir dalam hidupnya. Di sanalah Irma menemukan kesempatan, bukan hanya untuk bertahan, tetapi juga untuk berkembang. Ia tidak hanya membangun usaha, tetapi juga menumbuhkan semangat di antara sesama penyandang disabilitas di lingkungannya.

Langkahnya tidak mudah. Jalan yang ia tempuh penuh dengan tantangan—stigma, keterbatasan, hingga pengalaman dikucilkan. Namun dari semua itu, lahir tekad yang tak tergoyahkan.

“Walaupun banyak keterbatasan, kita harus kuat dan bisa seperti yang lain. Jangan mengharapkan belas kasihan. Kita harus mandiri, jangan bergantung. Jangan hanya diam di rumah dan kehilangan percaya diri. Kita harus saling membantu dan punya keinginan kuat. Kita buktikan bahwa kita bisa,” ujar Ibu Irma, dengan suara yang sarat makna dan pengalaman hidup.

Kata-kata itu bukan sekadar motivasi, melainkan cerminan perjuangan yang ia jalani setiap hari.

Dampak dari langkah kecilnya menjalar luas. Salah satunya dirasakan oleh Iis, penyandang disabilitas yang menjadi bagian dari binaannya.

“Saya sangat sayang dan bahagia diperhatikan oleh Bu Irma. Saya merasa menjadi lebih berarti,” ungkap Iis, dengan mata yang berbinar.

Apa yang dilakukan Irma melampaui urusan ekonomi. Ia membangun kepercayaan diri, menumbuhkan harapan, dan menghadirkan rasa dihargai bagi mereka yang selama ini sering terpinggirkan.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa sosok seperti Ibu Irma adalah wajah nyata dari semangat pemberdayaan yang diusung PNM.

“Langkah Ibu Irma adalah bukti bahwa pemberdayaan ekonomi mampu melahirkan dampak sosial yang luas. Tidak hanya menguatkan diri sendiri, tetapi juga menginspirasi dan menggerakkan komunitas di sekitarnya,” ujarnya.

PNM, lanjutnya, terus berkomitmen membuka akses yang setara bagi perempuan prasejahtera, termasuk penyandang disabilitas, melalui pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan usaha. Sebuah upaya nyata untuk memastikan bahwa setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, peduli, dan menginspirasi.(Gilang)

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Bircunewshttp://bircunews.com
Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999.Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903