GARUT – Kanit Binmas Polsek Pameungpeuk, Polres Garut, Aiptu Dadang Badru Zaman, menjelaskan soal kabar bohong atau hoaks, tentang gempa pada 3 Desember lalu.
Dikabarkan pasca gempa apda 3 Desember lalu, terjadi banyak kerusakan di Garut, termasuk juga di wilayah selatan. Dalam hal ini Dadang menegaskan bahwa kabar itu semua adalah bohong alias hoaks.
” Oh itu tidak betul, itu hoaks,” ujarnya ketika ditemui di kantornya, Minggu 4 Desember 2022.
” Memang banyak beredar hoaks pasca gempa tanggal 3 Desember, menjelang ashar, terjadi gempa di Garut, ada isu-isu kerusakan padahal tidak,” ujarnya.
BACA JUGA: Petugas Balawista Pantai Santolo Klarifikasi Berita Hoaks Seputar Gempa Garut
Untuk wilayah hukum Polsek Pameungpeuk sendiri, dadang menegaskan tidak ada kerusakan besar. Pihaknya pun sudah melakukan konfirmasi kepada para kades dan RT RW, tidak ada yang terdampak akibat gempa.
baca juga: Dewan Provinsi Ade Ginanjar, Sosialisasikan Perda dan Sampaikan Program Pembangunan di Garut
” Alhamdulillah kammi sudah meminta informasi ke kepala desa, ke RT RT yang berada di wilayah hukum polsek Pameungpeuk, alhamdulillah tidak ada yang kerusakan,” tegasnya.(gilang)
BACA JUGA: Bupati Garut Ingatkan Agar Tidak Termakan Hoaks Seputar Gempa
BACA JUGA: Bupati Garut Terjunkan SKPD Monitoring 42 Kecamatan Pasca Gempa
BACA JUGA: Satpol PP Provinsi Jabar Gempur Rokok Ilegal di Garut

