Site icon Bircunews

Keluarga Ganjar Pranowo Pernah Diusir dari Kontrakan, Ia Tak Mau Masyarakat Merasakan Hal yang Sama

Ganjar Pranowo (screenshot youtube)

Ganjar Pranowo (screenshot youtube)

BIRCUNEWS – Bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo, sekarang ini sudah menjadi orang sukses. Namun siapa sangka jika kehidupan keluarganya bukanlah berasal dari orang berada.

Ganjar berasal dari keluarga yang sangat-sangat sederhana, bahkan dia mengaku pernah hidup susah secara ekonomi.

namun begitu, dari pengalaman pahit itulah, Ganjar Pranowo tumbuh menjadi sosok yang kuat dan pantang menyerah.

Dalam channel youtube resminya @Ganjar Pranowo, Ia membagikan pengalaman hidup keluarganya. Ganjar menceritakan di masa kecil dan mudanya yang tidak seberuntung orang lain.

Ganjar menceritakan bahwa ayahnya adalah seorang pensiunan polisi sementara ibunya tidak bekerja (ibu rumah tangga).

Dengan penghasilan yang sangat pas-pasan, orang tua Ganjar waktu itu harus bersusah payah menghidupi keenam anaknya.

Untuk memenuhi kebutuhan dapur, orang tuanya kerap kali mengutang ke warung. Bahkan Ganjar juga mengaku keluarganya pernah diusir dari sebuah kontrakan.

” Dengan penghasilan yang sangat pas-pasan orang tua saya harus berjuang lebih keras untuk bisa menghidupi keenam anaknya. Saya teringat betul bagaimana bapak dan ibu harus mengutang di warung mbak Yarni untuk mencukupi kebutuhan dapur. Kami pun pernah diusir dari kontrakan bahkan kuliah saya hampir putus saat itu,” ujar Ganjar.

” Saya tidak pernah bisa melupakan momen-momen kenangan itu di hati saya,” sebut Ganjar.

Walaupun hidup susah, namun orang tuanya memberikan pendidikan yang luar biasa pada sosok Ganjar muda.

Dia selalu dinasihati bahwa dalam hidup ini jangan pernah menyerah dan harus selalu bersyukur.

Dan rupanya dari pahitnya kehidupan itulah Ganjar bisa mengetahui arti hidup dan merasakan bagaimana menjadi rakyat miskin.

Tempaan hidup itulah yang menjadi pelajaran berharga ketika dia menjadi sosok seorang pemimpin (gubernur).

” Dari dulu saya selalu diajarkan untuk tidak pernah menyerah dalam melewati hidup ini, karena menyerah bukan sebuah pilihan. Sekarang saya justru sangat bersyukur dengan apa yang pernah saya lalui, justru itu semua yang membuat saya lebih dapat merasakan, membuat saya dapat lebih memahami dan membuat saya lebih dapat mengerti bagaimana rasanya menjadi rakyat biasa,” ujarnya.

Kehidupan sulit itu pula yang menjadi motivasi Ganjar, bahwasanya masyarakat yang dipimpinnya jangan sampai merasakan hal yang sama.

” Pengalaman itu juga yang membuat saya selalu bertekad, jangan sampai rakyat kita merasakan dan melewati kesulitan seperti yang saya alami dulu. Jangan sampai. Impian saya adalah semua rakyat Indonesia sejahtera dan memiliki masa depan yang jauh lebih baik,” sebut Ganjar.

Selain itu, Ganjar juga sangat bersyukur dengan pendidikan yang diberikan orang tuanya.

Selama ini orang tuanya memberikan pendidikan nilai-nilai kehidupan yang luar biasa pada Ganjar.

” Bapak ibu tidak mewarisi saya harta, mereka mewarisi saya nilai-nilai kehidupan dan ternyata nilai-nilai itu jauh lebih berharga dibanding harta. Dari bapak saya belajar tentang keberanian, tentang kejujuran, tentang ketaatan, kesantunan, kepemimpinan dan pantang menyerah. Dari ibu saya belajar tentang nilai kasih sayang, tentang kepedulian terhadap sesama, menghargai orang lain juga tentang ketulusan menjalani kehidupan,” ujarnya.

” Nilai-nilai itulah yang selalu saya bawa kemanapun saya melangkah. Nilai-nilai itu menjadi kompas sekaligus panduan moral saya. Bagaimana saya berucap, bagaimana saya bersikap,bagaimana saya bertindak dan bagaimana saya memimpin serta mengambil keputusan,” ujarnya.

baca juga: Ternyata Gula Pasir Berbahaya Bagi Tubuh, Simak Ini

baca juga: dr. Ferry Jelaskan Manfaat Buah Kolang Kaling yang Luar Biasa

Gilang Candra

Exit mobile version