Penyakit asam lambung, dan gejala GERD sekarang ini banyak diidentikan juga dengan anxiety atau anxiety disorder. Banyak artikel dan Youtuber yang membahas kombinasi gejala penyakit yang satu ini.
Istilah anxiety sendiri memang belum begitu populer didengar. Namun akhir-akhir ini banyak penderita asam lambung yang juga mengalami gejala anxiety disorder. Lalu dimanakah hubungan gejala ini semua?.
Apa itu Anxiety disorder?
Anxiety disorder adalah suatu jenis gangguan kesehatan mental, dimana pengidapnya akan merasakan kecemasan berlebihan. Kecemasan ini bukanlah kecemasan yang biasa, melainkan suatu kecemasan yang berlebihan dan terjadi terus menerus.
Gejala anxiety juga sering kali ditandai dengan jantung berdebar-debar dan berkeringat juga bernapas yang cepat dan tidak teratur.
Apakah Asam Lambung Dapat Menyebabkan Anxiety?
Kedua penyakit ini terkadang saling keterkaitan. Ada yang mengatakan asam lambung yang berujung pada serangan GERD dapat menyebabkan anxiety disorder. Atau bahkan sebaliknya anxiety disorder justru dapat memicu naiknya asam lambung sehingga terjadi gejala GERD.
Mengutip Halodoc, dalam sebuah studi pada tahun 2015 menemukan bahwa kecemasan dan depresi bisa meningkatkan risiko GERD. Sementara dari studi lain menemukan bahwa efek negatif GERD bisa meningkatkan kecemasan dan depresi.
Namun begitu tidak ada bukti ilmiah yang secara pasti mengatakan kecemasan dengan meningkatnya asam lambung.
Dan beberapa penelitian juga menemukan bahwa anxiety tampaknya bisa meningkatkan gejala yang terkait dengan GERD.
baca juga: Manfaat Lidah Buaya untuk Obat Asam Lambung, Begini Faktanya
Gejala GERD atau naiknya asam lambung ke tenggorokan sehingga menyebabkan timbulnya kecemasan yang ditandai jantung berdebar-debar, sesak napas, dan dada terasa terbakar dikatakan bisa juga dipicu oleh anxiety. Oleh karena itu gejala ini dikenal juga dengan GERD Anxiety.
Hubungan Antara GERD dan Anxiety
Masih dikutip dari halodoc, walaupun belum bisa dikatakan penyebab pasti, namun sebuah studi menemukan bahwa kecemasan berlebihan dan depresi bisa meningkatkan risiko GERD.
Sementara dari studi yang lainnya justru mengatakan bahwa efek negatif GERD bisa meningkatkan kecemasan dan depresi atau anxiety.
Jadi kedua gejala ini sebetulnya saling keterkaitan satu sama lain. Namun belum bisa dipastikan mana yang menyebabkan lebih dulu.
baca juga: Manfaat Jahe untuk Mengobati Asam Lambung, Begini Faktanya
Sementara itu hubungan asam lambung GERD dan Anxiety ini juga sudah banyak diulas oleh seorang Youtuber @Erik Wibowo yang juga mantan penderita penyakit asam lambung GERD Anxiety.
Erik di akun YouTubenya fokus mengulas tentang penyakit asam lambung anxiety karena terdorong dari kesadarannya ingin berbagi ilmu untuk menyembuhkan mereka yang pernah mengalami penyakit ini.
Di salah satu kontennya, Erik menjelaskan bahwa asam lambung yang berujung pada serangan GERD ini justru bisa menimbulkan kecemasan berlebih atau yang dinamakan anxiety.
Sehingga banyak penderita asam lambung yang kemudian timbul fobia kompleks. Mereka akan timbul rasa kecemasan atau rasa takut. Bahkan banyak penderitanya yang kemudian takut meninggal dunia dan lain sebagainya.
baca juga: Rempah Ala Warga Garut Ini Efektif Obati Asam Lambung
Bahkan menurut Erik, dari kecemasan itu kemudian timbul pula gejala psikosomatis, bahkan timbul gejala serangan panik (panic attack). Seingga penderitanya bahkan merasa bahwa dia akan meninggal dunia pada saat itu.
Erik juga menjelaskan bahwa penyebab utama kecemasan berlebihan (anxiety) justru sebagian besar disebabkan karena asam lambung yang kambuh. Erik menyebut bahwa sebagian besar penyebabnya ada di lambung.
Untuk lebih jelasnya penjelasan Erik Wibowo dapat disimak di konten berikut ini:
Demikian penjelasan Hubungan Asam Lambung, GERD dan Anxiety, Jantung Berdebar-debar. Semoga anda yang mengalami ini bisa segera sembuh.(bircunews.com)

