BIRCUNEWS – Tentunya makan buah sudah tidak diragukan lagi, manfaatnya sangat besar bagi kesehatan tubuh. Buah sangat penting dikonsumsi setiap hari untuk memenuhi berbagai kebutuhan nutrisi bagi tubuh.
Selain itu, buah juga mengandung antioksidan yang sangat bagus untuk menangkal radikal bebas atau oksidasi berlebihan di dalam tubuh. Dengan demikian tubuh kita akan terhindar dari penyakit kronis akibat tingginya oksidasi di dalam tubuh.
Namun demikian ada 5 syarat makan buah agar efeknya memberikan dampak kesehatan bagi tubuh.
Kita juga tidak boleh sembarangan makan buah, karena jika salah, buah itu tidak akan menyehatkan, justru malah sebaliknya.
dokter Cahyono spesialis naturopathy menjelaskan 5 syarat makan buah agar memberikan efek menyehatkan bagi tubuh.
Berikut ini penjelasan dokter Cahyono mengenai 5 syarat makan buah agar menyehatkan.
Makan Buah Pada Musimnya
Pada zaman dulu kata dokter Cahyono, jenis buah tertentu itu akan sulit ditemukan, bahkan tidak bisa ditemukan jika bukan pada musimnya.
Namun sekarang ini banyak buah yang bisa ditemukan dengan mudah dimana saja padahal bukan musim buah tersebut.
Kita harus curiga dengan buah yang muncul bukan pada musimnya seperti ini. Karena bisa jadi buah tersebut merupakan hasil dari rekayasa genetik.
Rekayasa genetik pada buah itu akan memberikan efek tidak baik terhadap kesehatan.
” Kalau ada duren di luar musim duren, itu kan jalan raya Bogor itu daerah Kramat Jati setiap saat ada orang jual duren. Padahal zaman dulu enggak ada kalau enggak ada musim duren,” ujar dokter Cahyono.
” Ini berarti sudah menentang hukum alam. Rekayasa genetik, pasti selalu ada side effect,” jelasnya.
” Jadi jangan makan buah di luar musim,” tegas dokter Cahyono dalam salah satu siaran youtube.
baca juga: dokter Cahyono Jelaskan Faktor Penyebab Penuaan Dini, Hindari Kebiasaan Ini
Makanlah Buah Dimana Kita Tinggal
Syarat kedua adalah makan buah yang tumbuh di tempat kita tinggal. Jadi kalau kita orang Indonesia, sebaiknya makan buah yang tumbuh di Indonesia.
Hal itu karena buah yang tumbuh di tempat kita tinggal akan lebih aman, karena tidak banyak mengandung bahan pengawet.
Sebab, buah yang diimpor dari luar negeri, pastinya akan menggunakan banyak bahan pengawet.
” Apalagi buah dari Cina, itu kan bahaya ya, banyak mengandung pestisida, kandungan lilinnya tinggi sekali,” ujarnya.
” Jadi makan apel ya buah apel Malang pak. Jeruk ya jeruk Pontianak,” tambah dokter Cahyono.
baca juga: Kenapa Penyakit Kronis Sulit Disembuhkan? dr. Cahyono Berikan 3 Jawaban
Makan Buah Yang Ada Bijinya
Selanjutnya, makanlah buah yang ada bijinya. Hal ini lagi-lagi berhubungan dengan masalah rekayasa genetik.
Karena sekarang ini banyak buah yang tidak mengandung biji. Hal itu patut dicurigai dari hasil rekayasa genetik. Dan efeknya akan sangat buruk terhadap kesehatan.
baca juga: dr. Cahyono: Gaya Hidup yang Kurang Sehat Menyebabkan Meningkatnya Radikal Bebas dalam Tubuh
Makan Buah Jangan Setelah Makan
Syarat keempat, makan buah agar menyehatkan adalah dikonsumsi sebelum makan berat.
Usahakan 15 menit sebelum makan, kita sudah mengonsumsi buah. Jangan sebaliknya setelah makan baru makan buah.
Karena tujuan makan buah adalah untuk memberikan lapisan antioksidan di dalam tubuh ini. Sehingga setelah organ tubuh dilapisi antioksidan dia akan menjadi penawar bagi oksidasi di dalam tubuh.
” Buah mengandung antioksidan, itu obat penawar oksidasi. Kalau kita kebanyakan makan gorengan berarti ada oksidasi kan, itu dinetralisir oleh buah,” ujarnya.
” Ada istilah pencuci mulut, gak berlaku sekarang, telat pak,” ujarnya lagi.
baca juga: dr. Cahyono: Sakit Maag Bukan Karena Telat Makan, Keliru Itu
Jangan Makan Buah yang Terlalu Matang
Syarat kelima adalah jangan makan buah yang terlalu matang, karena buah yang terlalu matang itu mengandung gula yang tinggi.
Hal itu akan membuat kadar gula dalam darah akan meningkat.
baca juga: dr. Cahyono Jelaskan Fungsi Antioksidan dan Penyebab Penyumbatan Pembuluh Darah

