GARUT – Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan bersama Caleg DPR RI Ali Syakieb dan Anggota DPRD Provinsi Jabar H Memo Hermawan, mengadakan lomba Voli dan Ngabakso di Kelurahan Pataruman RW 12, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat 8 September 2023.
Tentunya kita jangan membayangkan ngabakso di sini dalam arti yang sebenarnya. Karena ngabakso merupakan akronim dari Ngabudayaken Babarengan Sisihken Sampah Organik dan Anorganik.
Yudha Puja Turnawan dalam dua acara ini menyisihkan banyak hadiah bagi masyarakat, terutama untuk yang mengikuti lomba bola voli.
Yudha menyediakan hadiah uang tunai Rp1 juta bagi pemenang pertama dan hadiah uang tunai Rp500 ribu bagi juara dua.
Di samping itu ada pula hadiah bingkisan sembako dan mesin cuci bagi penonton lomba bola voli tersebut.
Acara pun semakin meriah karena dihadiri pula oleh artis terkenal sekaligus Caleg DPR RI Ali Syakieb dan Mantan Wakil Bupati Garut yang sekarang menjabat Anggota DPRD Provinsi Jabar H Memo Hermawan.
” Alhamdulillah hari ini saya sama kang Ali Syakieb, kang Ali selaku caleg DPR RI bisa silaturahmi blusukan ke RW 12. Kita sambil eksebisi voli, kita juga inign mengenal yang sudah kebiasaan masyarakat sini yaitu Ngabakso,” ujarnya.
Yudha sangat mengapresiasi Ngbakso yang sudah menjadi tradisi masyarakat setempat dalam rangka memilah sampah organik dan anorganik.
Apalagi ternyata sampah organik itu dijadikan media atau makanan bagi ternak ulat maggot yang bernilai ekonomis menjadi pakan burung dan ikan.
” Jadi kebetulan pak RT memiliki budidaya maggot, kemudian yang anorganiknya dijual,” ujar Yudha.
Menurut Yudha, tradisi positif seperti ini harus didukung. Ia pun sangat merespon harapan dari ketua RW 12 itu yang menginginkan adanya bank sampah di sini.
” Tentu saya selaku anggota dewan akan memperjuangkannya, kaerna kalau bank sampah konteksnya adalah mengolah sampah organik di sini untuk menjadi nilai ekonomi dan masyarakat bisa menjual sampah plastiknya, jadi tidak sekedar membuang,” kata Yudha.
” Saya selaku anggota dewan punya tanggung jawab untuk bagaimana menjembatani masyarakat di sini. Tentu hal yang positif harus kita apresiasi dan harapan dari pak RW ingin ada bank sampah di RW 12 Kelurahan Pataruman ini harus kita dukung,” tegasnya.
Bank sampah ini kata Yudha harus mendapatkan dukungan, pasalnya Kabupaten Garut sejauh ini masih sekedar melakukan open dumping saja sampah di pembuangan akhir (TPA) Pasirbajing.
Nah, dengan adanya bank sampah ini, tentunya akan mengurangi sampah yang dibuang di TPA Pasirbajing tersebut.
” Tentu ini bagian dari apresiasi karena Garut pembuangan sampah masih open dumping di TPA Pasirbajing, kita masih sekedar dibuang. Jadi kalau ada bank sampah di tiap tiap rw ini akan mengurangi beban tempat pembuangan akhir di Pasirbajing,” tutupnya.(gilang)
baca juga: Yudha Puja Turnawan Berikan Hadiah Mesin Cuci Pada Pemenang Memungut Sampah di Desa Sukamukti

