KOTA TASIKMALAYA – Perceraian di Kota Tasikmalaya tercatat per tahunnya rata-rata di angka 2.300 perkara yang masuk ke daftar gugat cerai di Pengadilan Agama (PA) Kota Tasikmalaya.
Hal itu diutarakan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya, Warhan Latief, S.Ag., M.H saat ditemui di ruang kerjanya Jumat 1 Maret 2024.
Dari banyaknya kasus gugat cerai itu kata Warhan Latief, kebanyakan yang menggugat cerai justru dari pihak istri.
Kebanyakan yang menjadi alasan adalah karena pertengkaran atau ketidaksepahaman atau tidak bisa memahami sebagai suami istri. Dimana ujung penyebabnya kebanyakan juga disebabkan karena faktor ekonomi.
“ Ada juga sebagai alasan tidak memenuhi batin sebagian kecil. Yang paling besar umumnya masalah ekonomi dari terjadinya perceraian,” ujarnya.
Terlebih lagi ketika pandemi covid-19, bayak karyawan swasta yang terkena PHK (pemutusan hubungan kerja). Hal itu juga menjadi sebagian faktor perceraian. Terutama di tahun 2020, 2021.
Namun demikian seiring meredanya covid-19, perceraian sedikit menurun di Kota Tasikmalaya.
Dan pada tahun 2024 sekarang terhitung sampai sekarang, perkara yang masuk baru 339 perkara.
“ Untuk usia sendiri kebanyakan yang bercerai usia 20 sampai 30 tahun. Ada juga yang sudah tua sebagian kecil,” ungkapnya.
Namun demikian, Pengadilan Agama sendiri dalam setiap perceraian selalu menyarankan agar pikir-pikir dulu. Hal itu sebagai upaya mediasi selama 30 hari untuk memberikan kesempatan kepada penggugat.
“ Kami Pengadilan Agama mengadakan mediasi selama 30 hari. Sebelum kita masuk melanjutkan cerai harus dipikir kedepan apalagi mempilunyai anak, kasihan dampak terhadap anak. Keculi tidak bisa lagi kompromi atau mediasi.” Ungkapnya.
Warhan Latief dalam kesempatan ini juga berpesan kepada setiap masyarakat agar senantiasa banyak bersyukur dengan nikmat Allah yang mulia. dengan bersyukur itulah kita akan bisa melewati setiap ujian hidup. Sehingga hubungan rumah tangga bisa berjalan baik. (Hendra Jaenuri)
baca juga: Makam Mama Syekh Shobrowi di Kota Banjar Banyak Diziarahi Menjelang Ramadhan

