GARUT — Komunitas Wanita Hebat Garut (Wahegar) terus mendorong pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Garut. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan kue bertajuk “Baking Demo Edo Pastry” yang digelar di Aula Kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama Wahegar dengan perusahaan Edo Pastry dengan menghadirkan chef berpengalaman dari perusahaan tersebut. Para peserta yang mengikuti pelatihan merupakan anggota Wahegar yang selama ini bergerak dan menjalankan usaha di sektor UMKM.
Dalam pelatihan itu, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai pembuatan kue, tetapi juga diperkenalkan pada teknik dasar hingga proses menghasilkan produk pastry yang berkualitas dan memiliki nilai jual.
Sejumlah materi yang diberikan di antaranya pembuatan Puff Pastry dengan varian Es Teler, Palmier, dan Cheese Stick. Peserta juga mendapatkan materi Fruit Danish Pastry, yang meliputi Roti Tisu, Danish Toast, Coffin, dan Croissant.
Selain itu, pelatihan juga mencakup pembuatan Chocolate Chip Cookie dan Soft Cookies, serta menu tambahan berupa Edo Bun Burger.
Ketua Umum Wahegar, Hj. Susi Susilawati, S.Pd., M.Pd., menyambut baik tawaran kerja sama dari perusahaan Edo untuk menggelar pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan fokus Wahegar selama ini yang konsen dalam membina dan mendorong pelaku UMKM di Kabupaten Garut agar mampu berkembang.
” Yang ikut di pelatihan ini adalah orang-orang Eahegar yang bergerak di UMKM.
Selama ini Wahegar membina 300 UMKM dan membina yang benar-benar ingin maju, Yang ingin naik kelas,” ujar Susilawati.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti sebatas kegiatan belajar membuat kue, tetapi dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk mengembangkan usaha masing-masing.
Terlebih, para peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat pelatihan. Sertifikat tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bekal yang mendukung pengembangan kapasitas dan usaha para pelaku UMKM.
Wahegar Siapkan Gedung Pelatihan
Upaya Wahegar dalam meningkatkan kapasitas anggota juga terus dikembangkan. Saat ini, organisasi tersebut tengah memproses pembangunan gedung yang nantinya secara khusus diperuntukkan bagi berbagai kegiatan pelatihan.
Keberadaan gedung tersebut diharapkan membuat kegiatan peningkatan keterampilan anggota dapat dilakukan secara lebih rutin dan tidak selalu bergantung pada tempat lain.
” Kebetulan sekarang ini Wahegar tengah memproses pembangunan gedung pelatihan. Sehingga nanti bisa rutin tidak perlu di tempat yang lain tapi Wahegar mempunyai gedung sendiri untuk pelatihan,” ujarnya.
Tidak hanya pelatihan, kerja sama dengan Edo Pastry juga berpeluang dikembangkan dalam aspek penyediaan bahan-bahan kue pastry.
Ke depan, Wahegar dimungkinkan dapat menyediakan stok bahan kue bagi para anggotanya. Skema tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM sekaligus membuka peluang sumber pendapatan bagi organisasi.
jadi Bagian dari Semangat Kemerdekaan
Susilawati mengatakan, pelaksanaan pelatihan yang berdekatan dengan momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia bukan tanpa alasan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat perjuangan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya dengan mendorong UMKM agar semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Semangat kemerdekaan, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dapat dilakukan dengan memperkuat ekonomi masyarakat dan memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Edo Pastry Siap Lanjutkan Kerja Sama
Sementara itu, dari pihak perusahaan Edo, Nurhamidah menjelaskan bahwa pelatihan tersebut digelar setelah melihat tingginya minat dan antusiasme anggota Wahegar untuk mempelajari cara membuat produk pastry yang berkualitas.
Menurutnya, produk Edo dinilai memiliki sejumlah keunggulan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM, mulai dari kualitas, kemudahan penggunaan, hingga harga yang relatif ekonomis.
” Pastry buatan Edo ini lebih lembut dan terjangkau cocok untuk para UMKM. Lebih ekonomis lebih simple,” tegasnya.
Perusahaan Edo yang berdomisili di Cibitung, Bekasi, pun bersedia datang langsung ke Garut untuk memberikan pelatihan kepada para peserta.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan materi mulai dari tahap dasar, termasuk bagaimana mengolah bahan, hingga proses pembuatan produk jadi yang berkualitas dan siap dinikmati maupun dikembangkan sebagai produk usaha.
Nurhamidah menambahkan, pihaknya terbuka untuk melanjutkan kerja sama apabila ke depan masih terdapat permintaan dari masyarakat Kabupaten Garut untuk menggelar pelatihan serupa.
Dengan adanya kerja sama berkelanjutan antara Wahegar dan Edo Pastry, pelatihan diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan keterampilan, menciptakan produk bernilai jual, sekaligus mengembangkan usahanya agar semakin naik kelas.

