Site icon Bircunews

Tunggakan Rumah Sakit Belum Beres, Warga Garut Ini Dimintai Uang Untuk Daftar BPJS

ILUSTRASI Uang (foto pexels)

ILUSTRASI Uang (foto pexels)

GARUT – Distri Aulia benar-benar mendapatkan ujian yang berat. Ia sekarang ini kewalahan bayar tunggakan di RSUD dr. Slamet Garut, lalu Ia kembali mendapatkan musibah.

Distri Aulia diduga telah ditipu oleh tetangganya sendiri. Ia dimintai uang jutaan rupiah untuk daftar BPJS Kesehatan yang sebetulnya gratis.

Distri Aulia, warga Kampung Al Ikhlas, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, itu merasa hancur, karena yang diduga menipunya adalah tetangga sendiri.

Ia tengah kalut sehingga berhasil dibodohi oleh tetangganya itu. Ia dimintai uang sebesar Rp4 juta untuk daftar BPJS Kesehatan dengan jalur khusus. Namun karena tak punya uang, Distri hanya memberikan Rp3,5 juta kepada tetangganya itu.

Distri terpaksa meminjam uang ke bank emok untuk mendaftar BPJS Kesehatan itu. Dengan harapan seluruh biaya di rumah sakit bisa dicover oleh BPJS Kesehatan.

Namun rupanya jauh dari harapan. Tunggakan ke rumah sakit tetap harus dibayar karena waktu itu Distri masuk sebagai pasien umum (non BPJS). Barulah setelah BPJS Aktif di tanggal 15 Februari, seluruh biaya bisa dicover BPJS untuk hari-hari selanjutnya.

Tunggakan yang harus dibayar Distri adalah biaya perawatan bayi kembarnya di inkubator. Karena bayinya lahir secara prematur sehingga harus dirawat di inkubator.

Biaya perawatan bayi di inkubator itu tak sedikit rupanya. Biayanya cukup mahal.

Distri pun kebingungan, karena pegangan uangnya sudah habis ketika diberikan kepada tetangganya itu.

” Saya merasa sudah jatuh tertimpa tangga. Kenapa beliau setega itu, padahal saya sedang kesulitan biaya. Kalau sekedar untuk ongkos, saya juga akan mengerti jika ngasih sewajarnya,” ujar Distri.

baca juga: Peringatan Hari Jadi Garut ke-210 Berlangsung Meriah

Dari penelusuran wartawan kepada petugas BPJS Kesehatan, rupanya tidak ada biaya untuk mendaftar BPJS Kesehatan. Secara Nasional aturannya sama bahwa mendaftar BPJS Kesehatan itu gratis.

Petugas BPJS Kesehatan itu juga memastikan bahwa dalam hal ini BPJS bekerja profesional dan tidak pernah memina uang di luar aturan.

Dihubungi terpisah, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Balinkras DPC Garut, Dini Agustini, S.H, S.Ip merasa sangat prihatin atas apa yang dialami Distri.

Dini menegaskan bahwa dia siap mendampingi korban dan akan mengambil langkah hukum kaitan oknum warga yang meminta uang untuk daftar BPJS Kesehatan.

Jika memang unsur pidana memenuhi, maka Dini akan mengambil langkah hukum kaitan hal itu.

baca juga: Kado Terindah, Pemkab Garut Berikan Bantuan Motor Pada Desa dan Kelurahan

” Ini juga jadi bahan edukasi bagi seluruh warga Garut, jangan mau menggunakan jasa calo dalam mengurus BPJS Kesehatan. Hendaklah datang langsung ke kantor BPJS, karena saya yakin karyawan BPJS akan bertugas secara profesional,” ujarnya.

” Adapun dalam hal ini, kami akan melakukan kajian hukum, apakah unsur pidananya sudah kuat. Jika iya, maka kami siap melakukan langkah-langkah hukum,” pungkasnya.

Dihubungi terpisah, pejabat di RSUD dr. Slamet Garut, ketika dihubungi wartawan melalui telpon, menyebut bahwa pihaknya siap memberikan kebijakan mencicil biaya ketika bayi sudah dibawa pulang.

Pihaknya akan menyiapkan perjanjian dengan pasien untuk kesanggupan mencicil sisa tunggakan.

Bahkan lanjut pejabat tersebut, Direktur RSUD dr. Slamet Garut bisa saja memberikan keringanan dari sisa tunggakan tersebut.

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999. Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Exit mobile version