GARUT – Musim kemarau sudah memasuki 2 bulan namun sejauh ini pasokan air bersih di Kecamatan Kersamanah terbilang masih aman.
Muhrom Suhandi Camat Kersamanah Mengatakan, sejauh ini kebutuhan air bersih untuk rumah masih aman. Hanya saja untuk kebutuhan pertanian, sudah mulai sulit.
“Kalau kekeringan untuk secara areal pertanian memang kami ini di Desa Desa sudah ada yang tidak bisa memanam padi saat kemarau ini termasuk di Desa Mekaraya , Sukamerang , Kersamanah, Girijaya, dan tanah-tanah atau pesawahan tidak bisa tanam karena musim kemarau,” Ujar Muhrom Suhandi Senin 21 Agustus 2023 di Kantor Kecamatan.
Muhrom mengungkapkan untuk kebutuhan air rumah, warga masih memanfaatkan air dari sumur yang dibangun desa dan pemerintah kabupaten.
“Untuk sementara laporan dari para Kepala Desa termasuk kami juga laporan ke BPBD Kabupaten Garut sampai saat ini masyarakat belum ada yang kekurangan air maupun krisis air bersih dan masih ada sumber sumber air bersih untuk cuci kakus dan masih tertangani untuk saat ini,”Ungkapnya.
Muhrom juga mengatakan seandainya nanti Ia melakukan rapat melalui zoom meeting dengan Pemkab Garut, ia akan menyampaikan perihal antisipasi keterbatasan air bersih.
Diharapkan nanti ada prioritas bantuan air bersih untuk warga jika kemarau semakin panjang.
“Seandainya ada masyarakat yang betul betul segera menghubungi BPBD dan nanti ditribusikan ke PDAM untuk mengirim melalui tangki tangki maupun jerigen untuk masyarakat,” ujarnya.(atu)

