Site icon Bircunews

SMAN 19 Garut Bantah Isu Papan Informasi Proyek, Tegaskan Transparansi Sejak Awal

guru dan warga setempat menunjukkan papan informasi yang sudha terpasang sejak awal

guru dan warga setempat menunjukkan papan informasi yang sudha terpasang sejak awal

GARUT – SMAN 19 Kabupaten Garut meluruskan kabar miring yang beredar di media sosial TikTok terkait dugaan tidak adanya papan informasi pada proyek pembangunan di sekolah tersebut. Pihak sekolah menegaskan, informasi itu tidak benar karena papan informasi sudah terpasang sejak awal pekerjaan dimulai.

Plt Kepala SMAN 19 Garut, Ridwan Setiawan, menyayangkan munculnya informasi yang dinilai menyesatkan karena tidak pernah ada konfirmasi langsung ke pihak sekolah.

” Yang dipermasalahkan dari awal papan informasi katanya tidak ada papan informasi padahal sejak pertama pekerjaan sudah ditempel. Bahkan di paling depan posisinya,” tegas Ridwan, Senin (22/9/2025).

Ridwan menjelaskan, sebelum proyek dimulai pada 11 Agustus, pihaknya sudah menyiapkan area khusus untuk pengamanan puing pada 9 Agustus agar tidak membahayakan warga sekitar. Ia juga mengaku sempat mencoba memberikan klarifikasi kepada pembuat konten TikTok, namun penjelasannya tidak digubris.

Dua Proyek Bantuan

Tahun ini SMAN 19 Garut menerima dua bantuan pembangunan. Pertama, revitalisasi delapan ruang kelas dari pemerintah pusat yang dikerjakan secara swakelola oleh sekolah. Kedua, pembangunan ruang kelas baru dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang seluruh pengerjaannya dilakukan oleh kontraktor yang ditunjuk pemerintah provinsi.

Ia menegaskan bahwa untuk proyek dari pusat, sekolah bertanggung jawab penuh dalam pembangunannya dan pihak sekolah sudah melaksanakan pembangunan sesuai dengan buku panduan dari pusat. Termasuk pemasangan papan informasi sudah dilakukan sejak awal.

Ia menambahkan, pihak sekolah juga melibatkan warga sekitar dalam pengerjaan swakelola sebagai tenaga kerja. Langkah ini, kata Ridwan, menjadi bukti transparansi sekaligus bentuk pemberdayaan masyarakat.

Warga Ikut Membenarkan

Ketua RW 03 Desa Mulyasari, Irwan Sopian, mengapresiasi pihak sekolah karena melibatkan masyarakat sekitar dalam proses pembangunan.

” Alhamdulillah pihak sekolah bekerjasama dengan pihak lingkungan baik di tenaga kerja dan segala macam kita dilibatkan juga, baik RW 1, rw 2, 3, 9 juga ada. yang ikut gabung di sini,” ujarnya.

Dukungan serupa datang dari tokoh masyarakat Kampung Saroja, Desa Mulyasari, Budiman. Ia menyebut keterlibatan warga adalah bukti transparansi yang jarang dilakukan sekolah lain.

“SMAN 19 Garut ini kebanggaan kami. Dulu berdirinya saja hasil perjuangan masyarakat. Jadi kami sangat bangga karena pembangunan sekarang juga melibatkan warga,” tuturnya.

Budiman menegaskan, informasi yang beredar di TikTok sangat disayangkan karena tidak sesuai fakta. Ia meminta masyarakat lebih bijak menyikapi isu yang belum terkonfirmasi.

“Seharusnya pembuat konten klarifikasi dulu ke sekolah atau warga sekitar. Jangan sampai informasi yang tidak benar justru merugikan pihak lain,” ujarnya.

“Apalagi sekolah ini kan yang diharapkan di lingkungan warga di sini. berdirinya sma 19 suatu kebanggaan bagi lingkungan warga kami,” ujarnya.

“Mereka yang menjelekkan gak tahu awal mula bagaimana awal mula masyarakat ingin berjuang dibangun sekolah ini. seharusnya klarifikasi ke lingkungan,” ujarnya

” Masalah pembangunan saya merasa bangga ketika pihak sekolah bisa kerjasama dengan warga dengan lingkungan. itu sangt luar biasa, begitu antusiasnya warga,” tegasnya( AM/ER)

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999. Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Exit mobile version