GARUT – Rumah Amal Salman Garut membuka acara Leading Figure Summit di Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Senin 3 April 2023. Acara ini merupakan puncak dari beasiswa Learning Camp Perintis Regional Garut dan langkah awal dari beasiswa Batur Umi.
Tema yang dibawakan dalam Leading Figure Summit ini yaitu ” Mengembangkan generasi Calakan Garut untuk Membentuk Leading Figure Masa Depan” dengan harapan seluruh beswan nantinya bisa menjadi sosok yang menerapkan 7 nilai Leading Figure di dalam segi kehidupan.
Hadir dalam acara tersebut perwakilan Bupati Garut plt Asda I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Ganda Permana, Kemudian Dinas Lingkungan Hidup yang diwakili oleh kepala bidang kebersihan Taufik Buldani, Ketua ABEG (alumni ITB asal Garut) periode 2020-2022 sekaligus pembina Rumah Amal Salman Garut Uum Mulyana dan Direktur Rumah Amal Salman Agus Nurholis.
Dua program beasiswa yang diluncurkan Rumah Amal Salman Garut itu antara lain di bidang pendidikan dan lingkungan. Antara lain Beasiswa Learning camp perintis Regional Garut yang merupakan beasiswa bimbingan bagi adik kelas 12 SMA yang akan melanjutkan studi ke ITB atau Perguruan tinggi negeri lainnya. Kemudian beasiswa Batur Bumi yaitu program beasiswa yang menyediakan ruang bagi pemuda pemudi di Kabupaten Garut untuk belajar dan terjun langsung mengelola bisnis sosial di bidang lingkungan.
Program ini pun disambut baik oleh masyarakat Kabupaten Garut. Pendaftar beasiswa learning camp perintis Regional Garut diikuti kurang lebih sebanyak 210 orang namu yang lolos sampai tahap akhir sebanyak 30 orang.
Sementara untuk pendaftar beasiswa Batur Bumi sebanyak 21 pendaftar dan yang lolos sampai tahap akhir sebanyak 5 orang.
” Program ini merupakan dua program besar, yang pertama kita memberikan support pada relawan yang punya kontribusi terhadap lingkungan. Yang kedua adalah pemberian beasiswa perintis, pendampingan untuk bisa masuk kuliah dan kita perjuangkan bisa dapat beasiswa selama kuliah,” ujar Direktur Rumah Amal Salman Garut Agis Nurholis.
” Nanti kita bina secara intensif sampai menjelang tes ujian masuk kampus, setelah itu kita juga dampingi setelah mereka ikut ujian sambil memastikan mereka juga bisa berkuliah. Selain itu kita juga dampingi agar mereka bisa dapat beasiswa,” tambah Agis.
” Harapannya ini menjadi program yang baik kolaborasi berpagai pihak dari pemerintah daerah kemudian dari kami sebagai yayasan kemudian dari mitra-mitra kita juga sehingga program ini bisa menjemput anak-anak dari berbagai daerah yang kemudian punya cita-cita pendidikan tinggi,” katanya.
” Kita punya semangat menjadikan anak-anak itu punya hak untuk menjangkau atau mengakses pendidikan tinggi dan kemudian setelah mereka punya minat kita fasilitasi juga supaya bisa dibimbing dari kesiapan akademik, mental dan spiritualnya dan kemudian mereka bisa sampai lolos dan harapannya mereka kelak bisa bermanfaat kembali ke daerah,” ujar Agis.
plt Asda I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Ganda Permana menyebut bahwa program ini sangat luar biasa dan bermanfaat untuk masyarakat Garut.
baca juga: Berapa HET Gas Melon di Garut? Kenapa Harga di Lapangan Mahal?
” Karean ini merupakan investasi sumber daya manusia, jadi dengan pelatihan sumber daya manusia di Garut akan meningkatkan pengetahuan bagi mereka dan tentunya nanti bisa diimplementasikan di Kabupaten Garut,” ujar Ganda Permana.
baca juga: Bupati Garut Lantik 27 PNS dalam Jabatan Administrasi
” Harapannya program ini berkelanjutan karena ini membantu warga Garut terutama yang akan menempuh ujian masuk perguruan tinggi negeri,” tutupnya.(bircunews.com)

