BIRCUNEWS – Nama Haji Darso telah lama dikenal sebagai ikon musik Sunda yang lekat dengan alunan khas calung. Karya-karyanya tidak hanya menghibur, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kelestarian musik tradisional Sunda di tengah perubahan zaman.
Warisan tersebut kini tidak berhenti pada karya semata. Bakat seni yang dimiliki Haji Darso turut mengalir kepada generasi penerusnya. Salah satu yang mulai mencuri perhatian adalah Rehan, putra bungsunya bersama Lina Marlina, yang memilih menapaki jalur serupa di dunia musik.
Di bawah bimbingan sang ibu yang juga bertindak sebagai manajernya, Rehan kini fokus mengembangkan karier di genre pop Sunda. Pilihan ini menjadi langkah strategis untuk menyesuaikan diri dengan selera musik masa kini, tanpa menghilangkan identitas budaya yang telah diwariskan oleh ayahnya.
Dalam perjalanannya, Rehan aktif membawakan kembali lagu-lagu legendaris milik Haji Darso. Melalui berbagai cover, ia memperkenalkan karya-karya tersebut kepada generasi muda yang mungkin belum akrab dengan musik Sunda klasik. Upaya ini sekaligus menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas.
Dari segi kualitas, Rehan dinilai memiliki karakter vokal yang merdu dan khas. Kemampuan bernyanyinya dianggap mampu menghadirkan nuansa yang mengingatkan pada sosok sang ayah, sekaligus menawarkan warna baru yang lebih segar.
Kehadiran Rehan di industri musik Sunda diharapkan mampu menjadi angin segar dalam menjaga eksistensi musik tradisional di tengah derasnya arus budaya modern. Lebih dari sekadar melanjutkan jejak, langkahnya menjadi bukti bahwa warisan seni dapat terus hidup dan berkembang melalui tangan generasi penerus.(Pey)

