Site icon Bircunews

Pemkab Garut Berikan Imbauan Peringatan Dini Potensi Bencana Februari 2023

Sekda Garut Nurdin Yana (ist)

Sekda Garut Nurdin Yana (ist)

GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memberikan imbauan peringatan dini dan langkah-langkah Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Ancaman Bencana Banjir dan Tanah Longsor Februari 2023.

Sekda Garut Nurdin Yana yang menandatangani Himbauan tersebut yaitu dengan nomor BC.03.01/570/BPBD, tanggal 9 Februari 2023.

Surat imbauan ini menindaklanjuti Surat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat Nomor 0340/PB.01.03.02/PK Tanggal 8 Februari 2023 perihal yang sama.

Prakiraan daerah potensi bencana banjir bulan Februari 2023 dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang telah bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), dan Badan Informasi Geospasial (BIG) sehingga menghasilkan prakiraan tadi.

Membaca potensi tersebut maka dipandang perlu untuk melakukan pencegahan dan kesiapsiagaan guna meminimalisir dampak ancaman banjir dan gerakan tanah (longsor) yang mungkin timbul.

baca juga: Wagub Jabar Tinjau Situ Bagendit Garut, Ada Geliat Ekonomi

Walaupun tidak semua kecamatan yang memiliki potensi tersebut, namun hanya sebagian. Yaitu ada 22 kecamatan di Kabupaten Garut yang berpotensi banjir menengah, yakni : Kecamatan Banjarwangi, Bayongbong, Caringin, Cibalong, Cibatu, Cikajang, Cikelet, Cilawu, Cisompet. Cisurupan, Garut Kota, Karangpawitan, Karangtengah, Malangbong, Pakenjeng, Pameungpeuk, Pasirwangi, Samarang, Selaawi, Singajaya, Sukaresmi, dan Kecamatan Sukawening.

baca juga: Puskesmas Sukahurip Buka Gebyar Vaksinasi Covid-19 Gratis Bagi Warga Cigedug

Dalam surat itu, Nurdin Yana mengimbau kepada para camat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman banjir dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Garut.

baca juga: Kades Karyamukti Larang Perangkat Desa Gunakan Fasilitas Kantor Jika Berpolitik

Kemudian diharapkan melakukan 11 langkah antisipatif, tiga diantaranya yakni melakukan monitoring untuk mendapatkan update informasi peringatan dini cuaca dan potensi ancaman bencana melalui website BMKG ataupun yang lainnya, kemudian menyiapkan tempat evakuasi akhir/hunian sementara apabila terjadi bencana yang mengakibatkan adanya pengungsi sesuai protokol kesehatan Covid-19, dan terakhir mengidentifikasi kebutuhan dan ketersediaan sumber daya yang ada di wilayah kecamatan masing-masing (sumber daya manusia, peralatan, logistik, dsb.) dalam rangka kesiapsiagaan.

Kemudian kaitan dengan koordinasi penanganan darurat bencana bisa menghubungi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Garut melalui Call BPBD Kabupaten Garut 0852-2061-1117.(bircunews.com)

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999. Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Exit mobile version