Site icon Bircunews

Mantap, Pemkab Garut Berencana Atur HET Gas 3 kg Hingga ke Pengecer

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut rencananya akan mengatur harga eceran tertinggi (HET) Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram hingga ke tingkat pengecer atau warungan.

Namun demikian, Pemkab Garut tetap akan konsultasi dulu kaitan hal itu dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyampaikan, apabila itu terealisasi, maka semua akan terselamatkan.

“Saya coba berkomunikasi dengan dari Pertamina, itu (apakah) bisa juga dilakukan regulasi terkait itu (HET untuk pengecer), siapa yang menentukan? Itu breakdown oleh kepala dinas, nah ini yang akan kita komunikasikan ke BPH Migas,” ujar Nurdin Yana, seusai menghadiri acara Pembinaan dan Pengawasan Pendistribusian Gas Elpiji Bersubsidi 3 Kg di Kabupaten Garut, di Aula Bank BJB Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (26/06/2023).

BACA JUGA: Kades PAW Desa Ciela Terima Penyerahan Jabatan dari pjs

Nurdin menerangkan pihaknya juga ingin nantinya HET gas 3 kilogram ini benar-benar mempunyai ruh, artinya bisa dipatuhi semua pihak. Sehingga nantinya HET itulah harga eceran tertinggi yang harus diterapkan di lapangan.

Nurdin juga menyebut, HET gas 3 kilogram di pangkalan saat ini berkisar di angka 16 ribu rupiah. Tapi harga tersebut dikeluhkan oleh pangkalan karena HET gas ini sudah 8 tahun tidak naik.

BACA JUGA: Lepas Pisah Kelas IX, SMPN I Bayongbong Tampilkan Pentas Seni Siswa

“Oleh sebab itu kita berharap insyaa Allah lebih baik ada pengaturan yang jelas, naik tapi ada pengaturan yang jelas, sehingga tidak keluar dari aturan atau pembiasan yang terjadi artinya keluar dari koridor yang ditetapkan, karena kasihan teman-teman juga,” ungkapnya.

Nurdin beralasan, gas 3 kilogram ini sifatnya barang bersubsidi dan ada keuntungan dari subsidi tersebut. Oleh karena itu pangkalan atau agen tidak boleh mendapatkan keuntungan yang berlebih.

BACA JUGA: DKP Garut Gelar Gerakan Pangan Murah, Bersamaan dengan 290 Titik Lainnya se-Indonesia

Nurdin berharap, dengan pengaturan HET di tingkat pengecer ini akan memperjelas harganya sampai diterima masyarakat.

“Mudah-mudahan kita komunikasikan kalau saja kita menetapkan HET (atau) Harga Eceran Tertinggi di tingkat pengecer maka semuanya akan jelas berapa sih harga tertinggi,” ucapnya.

Gilang Candra

Exit mobile version