GARUT – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, mengunjungi korban rumah roboh di Kampung Saroja, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Rabu 30 November 2022.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut itu, melihat langsung kondisi keluarga Dewi, korban rumah roboh tersebut. Yudha pun sangat prihatin atas musibah yang bertubi-tubi dialami keluarga Dewi.
Pasalnya, suami Dewi saat ini mengalami stroke, kemudian cucunya juga mengidap disabilitas, tak bisa bicara dan tak bisa berjalan.
Sekarang ini, Dewi harus mengapatkan lagi musibah besar, rumahnya roboh. Walaupun hanya bagian ruang tamu saja yang roboh, namun secara umum rumah Dewi tak bisa lagi ditempati. Karena hanya menunggu waktu saja, ruangan yang lain juga bisa roboh sewaktu-waktu.
Atas dasar itulah, Yudha Puja Turnawan, berupaya agar keluarga Dewi mendapatkan bantuan Atensi Kemensos RI, yaitu berupa rehab rumah dan bantuan kewirausahaan.
Yudha pun langsung menghubungi Kepala Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Kemensos RI. Yudha menyampaikan kondisi keluarga Dewi tersebut.
Jika tak ada halangan, besok rencananya dari Pangudi Luhur Bekasi akan melakukan assessment terhadap keluarga Dewi.
“ Tentu beliau membutuhkan kehadiran negara,” ujar Yudha ketika diwawancarai di tempat pengungsian keluarga Dewi.
BACA JUGA: Dosen SITH ITB Berikan Pelatihan Pada Warga Garut, Mengolah Produk Pertanian dan Budidaya Lebah Madu
Tak hanya itu, Yudha juga menyebut bahwa keluarga Dewi ini belum masuk di DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial). Dengan begitu, sampai kapanpun keluarga Dewi tak akan pernah mendapatkan bansos seperti PKH, BPNT maupun BPJS PBI.
Yudha pun langsung koordinasi dengan operator SIKS NG Desa dan Camat agar keluarga Dewi bisa masuk DTKS.
Di kunjungan itu, Yudha juga menelpon pejabat Dinas Sosial Kabupaten Garut. Dan rencananya hari ini dari Dinas Sosial juga akan menyalurkan sejumlah bantuan.
Yudha sendiri, hari ini juga memberikan sejumlah bantuan sembako dan uang tunai kepada keluarga Dewi.
Camat Bayongbong, Frederico Fernandes juga ikut hadir dalam kunjungan tersebut. Camat membenarkan bahwa keluarga Dewi belum masuk DTKS dan tidak pernah mendapatkan bansos seperti PKH, BPNT dan BPJS PBI.
“ Setelah saya ngecek ke lokasi, belum mendapatkan dari Dinas Sosial berupa BPNT, PKH dan BLT BBM, itu tidak dapat,” ujar Camat.
BACA JUGA: Ketua DPC PDI Perjuangan Garut Santuni Korban Kebakaran di Desa Mekarsari
Tapi untuk BLT Dana Desa, camat menyebut bahwa keluarga Dewi pernah mendapatkan, karena BLT Dana Desa bisa melalui kebijakan Pemerintah desa.
Camat pun akan mengupayakan segera agar keluarga Dewi ini bisa masuk DTKS.
“ Apa yang disampaikan pak Yudha dari Anggota DPRD Garut insyaa Allah akan kita upayakan dan kita akan memberikan bantuan dan kita harus update data korban ini dalam SIKS NG,” ujar Camat.(*)
BACA JUGA: Sebuah Rumah di Desa Mulyasari Roboh, Diduga Karena Sudah Lapuk

